Home News Sektor Pendidikan Aceh Masih Terpuruk

Sektor Pendidikan Aceh Masih Terpuruk

44
0

BANDA ACEH – Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Prof Samsul Rizal, mengatakan pembangunan di berbagai sektor masih belum memiliki kemajuan meski sudah 10 tahun usia perdamaian.

“Terutama dari sektor pendidikan yang saat ini masih sangat terpuruk, seharusnya dengan dana yang besar Aceh sudah mampu membangkitkan dunia pendidikan,” kata Samsul Rizal, Kamis, 13 Agustus 2015.

Menurutnya pembangunan sektor pendidikan selama ini hanya terfokus pada sektor infrastruktur. Namun minimnya pembangunan dalam rangka peningkatkan sektor Sumber Daya Manusia (SDM).

“Padahal kualitas pendidikan yang harus ditingkatkan bermula dari peningkatan SDM,” ujarnya.

Samsul Rizal mengatakan sektor pendidikan yang harus perbaiki bukan di sektor infrastruktur, seperti ruang kelas yang bagus dan gedung yang indah saja. Hal yang tidak kalah penting adalah membenahi SDM.

“SDM yang sangat penting dibenahi dan ciptakan guru yang berkualitas,” katanya.

Menurutnya anggaran pendidikan yang mencapai Rp 2 triliun dari total Rp12,8 triliun bersumber Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2015 seharusnya bisa membuat pendidikan Aceh berkualitas dan mampu bersaing dengan daerah lainnya.

“Pendidikan kita saat ini peringkat 25 nasional. Dengan dana yang sebesar itu harusnya bisa di atas itu, bukan malah terpuruk kita,” ujarnya.

Samsul Rizal mengatakan Indonesia akan memberlakukan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada 2016. Namun bila kualitas pendidikan yang dihasilkan rendah, tentunya tidak akan mampu bersaing nantinya.

“Sehingga konsekuensinya akan melahirkan pengangguran baru dan menjadi bumerang bagi Aceh sendiri,” katanya.[](bna)

Foto: Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal. @suarakomunikasi.com