Saudi Telah Makamkan 1.800 Jenazah Korban Mina

JEDDAH – Otoritas kerajaan Arab Saudi memastikan, hingga Minggu, 4 Oktober 2015 sekitar 1.800 jenazah korban Mina yang telah teridentifikasi telah dimakamkan. Pihak Majma’ Ath-Thawari bil Mu’ashim sejak Senin, 28 September 2015 mulai mengebumikan jenazah para korban insiden Mina di lokasi yang tidak jauh dari pemulasaran para jenazah.

Menurut Kepala Daerah Kerja Mekah, Arsyad Hidayat, jemaah haji Indonesia yang wafat dalam insiden Mina juga turut dikembumikan di sana. Dia menambahkan proses pemakaman itu dilakukan untuk mencegah menyebarnya bahaya penyakit.

“Jenazah harus segera dimakamkan karena dikhawatirkan muncul berbagai wabah penyakit jika dibiarkan terlampau lama,” terangnya.

Saat mengunjungi lokasi pemakaman pada Sabtu, 3 Oktober 2015 malam, dia melihat lebih dari 60 lubang pemakaman yang dipersiapkan. “Ada lebih dari 60 lubang pemakaman yang dipersiapkan untuk korban insiden Mina. Beberapa lainnya masih berupa hamparan yang siap digunakan,” katanya kepada tim Media Center Haji di Mekah.

Dalam pengamatannya, kuburan Muashim berbentuk hamparan luas sekira lebih dari tiga kali lapangan sepakbola. Hamparan itu tampak dibuat blok-blok dengan ukuran sekitar 8 × 100 meter.

Di setiap blok, dibuat liang lahat dengan ukuran panjang 2.5 meter, lebar 1.5 meter, dan kedalaman 2.5 meter. Lubang-lubang itu dibuat berjajar, masing-masing lima lubang ke samping. Pada sisi kanan dan kiri tembok pembatas, tertulis nomor pemakaman dalam rentang 1-5 secara berurutan.

Diperkirakan dalam setiap blok terdapat kurang lebih 200 lubang. Di atas setiap makam jenazah, ditaruh paving blok sebagai penanda adanya jenazah yang dimakamkan di bawahnya.

“Kuburannya terlihat seperti parit yang sudah dibeton, kemudian jenazah dimasukan, kalau sudah selesai ditutup. Saya lihat sampai mayat disimpan di bawah, agak dimiringkan menghadap ke kiblat,” terang Arsyad yang juga ikut menyaksikan pemakaman, Sabtu, 3 Oktober 2015.

Menurut Arsyad Hidayat, pamakaman Muashim ini diperkirakan bisa menampung hingga mencapai 9.000 jenazah. Lebih dari 1.400 jenazah korban terowongan Mina yang terjadi pada tahun 1990 juga dimakamkan di pemakaman ini pada blok yang berbeda.[] sumber: dream.co.id

Leave a Reply