Home Headline Ratusan Warga Myanmar Terdampar di Aceh Utara

Ratusan Warga Myanmar Terdampar di Aceh Utara

45
0

LHOKSUKON – Ratusan warga Myanmar dilaporkan terdampar di perairan Aceh Utara, Minggu, 10 Mei 2015, pagi tadi. Sekitar 70 orang di antaranya saat ini ditampung di musalla samping rumah anggota DPRK Aceh Utara M. Nasir Taher di Desa Matang Raya Barat, Kecamatan Baktya.

“Informasi sementara ada sekitar 500 warga Myanmar yang terdampar ke Aceh Utara, tapi mereka terpecah-pecah karena menggunakan beberapa boat. Sekitar 70 orang terdampar di perairan Blang Glumpang, Kecamatan Seunuddon, mereka sudah kita tampung di musalla samping rumah saya,” kata M. Nasir Taher kepada portalsatu.com lewat telpon seluler, tadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Nasir Taher menyebut sekitar 70 warga Myanmar terdampar di perairan Blang Glumpang, Kecamatan Seunuddon, sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi. Mereka kemudian dievakuasi para nelayan setempat ke Matang Raya Barat, Kecamatan Baktya yang berdekatan dengan Blang Glumpang, Kecamatan Seunuddon, hingga ditampung di musalla samping rumah anggota dewan dari Partai Aceh itu.

Jarak Matang Raya Barat dengan Alue Ie Puteh, Ibukota Kecamatan Baktya sekitar 6 kilometer. “Kita tampung dulu di musalla ini karena di antara mereka ada yang sakit, ada yang tidak punya baju, dan ada yang umurnya sekitar 15 tahun. Yang ditampung di sini laki-laki semua,” ujar M. Nasir Taher akrab disapa Aburizal.

Menurut M. Nasir Taher, kesulitaan bagi pihaknya saat ini, warga Myanmar itu tidak bisa bahasa Melayu dan Inggris. “Kita sudah melaporkan kepada pihak kepolisian dan mereka sudah turun ke sini,” katanya.

Informasi diperoleh M. Nasir Taher, sebagian warga Myanmar lainnya saat ini ditampung sementara di Meunasah Sagoe, Kecamatan Seunuddon, sekitar 100 orang.[]

Foto: Warga Myanmar ditampung sementara di musalla di Desa Matang Raya Barat, Kecamatan Baktya, Aceh Utara. Foto dikirim M. Nasir Taher.