Polisi Tangkap 2 Tersangka 2 Kilo Sabu

LHOKSEUMAWE – Tim Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Reserse Narkoba Polres Lhokseumawe menangkap dua tersangka dan barang bukti sabu seberat 2 kilogram. Keduanya ditangkap di dua lokasi terpisah, Minggu dan Senin, 27 dan 28 September 2015. Sabu tersebut diperkirakan senilai Rp1,8 miliar.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Triarsono didampingi Kasat Reserse Narkoba AKP Sofyan saat konferensi pers di Mapolres setempat, Kamis, 1 Oktober 2015, mengatakan,  ke dua tersangka berinisial JA, 43 tahun, warga Desa Drang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, dan ML, 44 tahun, warga Desa Cot Tarom Tunong, Kecamatan Jeumpa, Kebupaten Bireuen.

Menurut Kapolres Anang, penangkapan dua tersangka sabu itu berawal dari informasi masyarakat tentang pengedar sabu di Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Kata dia, hasil penyelidikan tim gabungan Satuan Reskrim dan Satuan Reserse Narkoba kemudian ditangkap tersangka JA di rumahnya, Minggu, 27 September 2015 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. “Dia berperan sebagai pembeli dan penjual,” kata Anang.

Kapolres Anang menjelaskan, awalnya petugas tidak menemukan barang bukti (BB) sabu dari JA. Hasil interogasi lanjutan, kata dia, tersangka mengaku menyimpan sabu di rumah mertuanya di Desa Lhok Jok, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

“Setelah menggeledah rumah mertua tersangka, petugas berhasil menemukan BB berupa sabu dua bal atau seberat 2 kilogram yang disimpan dalam sebuah tong penyimpanan beras. Dan juga ditemukan empat bungkus plastik transparan dan dua timbangan elektrik yang disimpan dalam lemari,” ujar Kapolres Anang.

Pengakuan tersangka JA, kata Kapolres Anang, sabu tersebut diperoleh dari salah seorang warga Bireuen berinisial PS yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolres Anang menyebut hasil pengembangan lanjutan ke Kabupaten Bireun, petugas menangkap tersangka ML, Senin, 28 September 2015 sekitar pukul 11.00 WIB. “Dia berperan sebagai perantara jual beli antara tersangka JA dan PS,” katanya.

Menurut Kapolres Anang, selain sabu 2 kilogram yang diperkirakan senilai Rp1,8 miliar dan BB lainnya, petugas turut menyita dua handphone dari dua tersangka kasus sabu itu.

“Ke dua tersangka akan dikenakan pasal 112 ayat 2, juncto pasal 114 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan atau seumur hidup,” kata Kapolres Anang.

Kapolres Anang menambahkan, ke dua tersangka diduga jaringan sabu dari kasus tersangka lainnya yang ditangkap Polres Bireuen beberapa waktu lalu, juga di kawasan Aceh Tamiang, dan Aceh Utara. “Sepertinya mereka mengarah dalam jaringan internasional,” ujarnya.[] (idg)

Foto: Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Triarsono dan Kasat Narkoba AKP Sofyan menunjukan barang bukti sabu saat konferensi pers di Mapolres. @Datuk Haris Molana/portalsatu.com