Home News Polisi Periksa Mahasiswa UIN Ar Raniry Usai Unjuk Rasa

Polisi Periksa Mahasiswa UIN Ar Raniry Usai Unjuk Rasa

63
0

BANDA ACEH – Polisi Sektor Syiah Kuala memanggil perwakilan mahasiswa yang melakukan aksi pengibaran bendera bintang bulan di halaman Gedung DPR Aceh untuk dimintai keterangan, Sabtu, 15 Agustus 2015.

“Bunoe na i jak intel ke noe, dilake perwakilan untuk menghadap u Polsek. Man hana masalah sapeu, cuma perle keterangan mantong,” ujar salah satu demonstran yang tak ingin namanya disebut saat dihubungi portalsatu.com.

Pemanggilan ini dilakukan oleh personil Polsek Syiah Kuala usai aksi yang dilakukan mahasiswa di bawah payung BEM UIN Ar Raniry di Gedung DPRA petang tadi.

Seperti diketahui, mahasiswa dari BEM UIN Ar Raniry melakukan aksi menyambut 10 tahun damai Aceh. Mereka menuntut Pemeritah Aceh untuk memikirkan kesejahteraan rakyat. Mereka juga meminta aparat penegak hukum untuk mengusut berbagai kasus di Aceh seperti korupsi, dan pelanggaran HAM.

Dalam aksinya mahasiswa juga meminta Pemerintah Aceh untuk bekerja ekstra dalam menangani berbagai persoalan di Aceh terutama paska damai. Mahasiswa juga menuntut pemerintah agar tidak disibukkan oleh masalah bendera.

”Pemerintah bek gadoh pike bendera, jeh dana BRR, jeh dana aspirasi anggota dewan, ho iba? (Pemerintah jangan hanya memikirkan bendera, itu dana BRR, dana aspirasi anggota dewan, kemana dibawa?),” kata Said dalam orasinya di depan gedung DPRA.

Aksi ini sempat diwarnai dengan tembakan peringatan oleh Pam Obvit Polresta Banda Aceh lantaran mahasiswa mencoba mengibarkan bendera bintang bulan di halaman Gedung DPR Aceh. Beruntungnya kejadian tersebut tidak menimbulkan korban.[] (bna)

Laporan: M Fajarli Iqbal