Home News PN Takengon Gelar Sidang Perdana Empat Terdakwa Pembunuhan Kepala Pegadaian

PN Takengon Gelar Sidang Perdana Empat Terdakwa Pembunuhan Kepala Pegadaian

96
0

TAKENGON – Empat terdakwa pembunuh Kepala Pegadaian Cabang Takengon mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Takengon, Rabu, 30 September 2015. Sidang dimulai pukul 11:45 WIB dengan agenda mendengarkan tuntutan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum.

Sidang pertama diikuti oleh terdakwa Roni Candra bin Rasman Teguh, 31 tahun, warga Blang Kolak I, Kecamatan, Bebesen, Aceh Tengah. Sementara tuntutan dakwaan dibacakan oleh jaksa Rudi Hermawan, SH.

Terdakwa Roni Candra dalam persidangan mengatakan telah menjalani masa tahanan sejak 8 April 2015 hingga 30 September 2015.

Sidang kedua dilanjutkan dengan terdakwa Rahmat Andrian bin Tasmin, 31 tahun, warga Cinta Damai, Kecamatan Wieh Pesam, Aceh Tengah. Surat dakwaan dibacakan oleh jaksa Akbarsyah, SH.

Terdakwa Rahmat dijerat dengan pasal 340 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Sama halnya dengan Roni, terdakwa Rahmat juga mengaku telah menjalani masa tahanan sejak 3 April 2015 hingga 30 September 2015.

Terdakwa ketiga adalah Rudi Hariyanto bin Djukimin, 39 tahun, warga Blang Kolak I, Bebesen Aceh Tengah dan terdakwa keempat adalah Ariski Yovi bin Irwansyah, 23 tahun, warga Blang Kolak I, Bebesen, Aceh Tengah.

Dalam sidang perdana, terdakwa Ariski Yovi tidak didampingi oleh kuasa hukumnya. Kendatipun hakim menunjukkan kuasa hukum pengganti terhadap terdakwa dan disetujui oleh terdakwa Ariski Yovi.

Dalam sidang empat terdakwa kasus pembunuhan Kepala Pegadaian Cabang Takengon itu dipimpin oleh Hakim Ketua Nasri, SH, MH dengan anggota Rahmawan, SH, dan Edo Junian.

Sidang ke empat terdakwa pembunuhan Kepala Pegadaian Cabang Takengon tersebut dilanjutkan dengan agenda mendengar keterangan saksi, pada 7 Oktober 2015.

Secara terpisah, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Takengon, Eprin, SH mengatakan, ke empat terdakwa itu akan dijerat dengan pasal 340 KUHP, 339 KUHP, 365 KUHP atau dakwaan kombinasi tentang pembunuhan berencana. Jika terbukti bersalah, terdakwa bisa terancam hukuman mati, penjara seumur hidup, atau 20 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Pegadaian Cabang Takengon, Siti Jamilah, 40 tahun, ditemukan tewas mengenaskan di rumah kontrakannya, di Desa Blang Kolak Satu, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, pada Jumat, 20 Maret 2015 lalu. Korban ditemukan warga dengan kondisi berlumuran darah dan mulut tersumpal kain serta terdapat luka sobek di bagian leher.

Dalam kasus itu, polisi telah menetapkan empat tersangka. Tiga tersangka di antaranya berasal dari Desa Blang Kolak Satu, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah. Mereka adalah Rizki (22 tahun), Rudi (39 tahun), dan Roni Chandra (35 tahun).

Sementara tersangka keempat adalah Rahmat, 31 tahun, warga Kampung Cinta Damai, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah.

Polisi juga telah menetapkan tersangka utama dalam kasus terserbut, yakni Roni Chandra, 35 tahun, yang diringkus di Sumatera Utara beberapa waktu lalu. [](bna)