Home Headline “Pergerakan Halimun Akan Kembali Terulang Lagi”

“Pergerakan Halimun Akan Kembali Terulang Lagi”

54
0

LANGSA – Anggota DPRK Langsa, Maimul Mahdi, mengatakan pengibaran bendera Merah Putih di Gunung Cot Khan Halimun, Pidie, belum tepat bagi rakyat Aceh. Pasalnya , pemerintah pusat dinilai belum serius mengimplementasi MoU Helsinki.

“Semangat 17 Agustus dalam memperingati hari kemerdekaan negara Republik Indonesia, pemerintah pusat harus melihat Aceh dalam konteks pasca perdamaian menyangkut dengan turunan UUPA yang belum terealisasi. Begitu juga dengan berbagai pihak di Aceh, dalam momen 17 Agustus mari kita suarakan persoalan Aceh hari ini kepada pusat,”Kata ketua Komisi A DPRK Langsa Tersebut.

“Berbicara historis GAM di Gunung Cot Khan Halimun, maka semua pihak harus melihat Aceh dengan sesungguhnya. Artinya semua golongan, bahkan pemerintah pusat, kami minta harus lebih serius mengimplementasikan UUPA. Pasalnya pergerakan Halimun awal dari cikal bakal pergerakan rakyat Aceh hingga akhirnya lahir MoU Helsinki pada 15 Agustus 2005 silam,” Katanya.

Kata Maimul Mahdi, momen 15 Agustus dan 17 Agustus memiliki sejarah besar bagi masyarakat Aceh dan Indonesia secara keseluruhan.

“Mari kita bertekat dan semangat untuk perdamaian abadi. Jangan hanya kita kenang sejarah pada hari hari tertentu, tetapi apa yang menjadi tanggungjawab kita bersama demi Aceh kedepan,” katanya.

“Saya ingin sampaikan, bila tidak ada keseriusan semua pihak dan pemerintah pusat untuk mengimplementasikan UUPA sesuai harapan rakyat Aceh, pergerakan di Halimun akan kembali terulang lagi yakin dan percayalah. Tetapi, semangat pengibaran merah putih di tempat tersebut tidak hanya berarti bagi kelompok tertentu. semangat ini harus berkontribusi bagi masyarakat dan kepentingan rakyat Aceh,” Kata Maimul Mahdi yang juga kader Partai Aceh ini.