Home News Pengungsi Asing Bisa Saja Jadi Sleeping Agen Teroris?

Pengungsi Asing Bisa Saja Jadi Sleeping Agen Teroris?

59
0

BANDA ACEH – Kepala Staf Kodam Iskandar Muda, Jenderal L. Rudy Polandi mengatakan pihaknya bekerjasama dengan intelijen wilayah telah mencegah berkembangnya jaringan teroris ke Aceh dengan deteksi dini.

“Kalau dari sisi lain, saya lihat memang di Aceh ini bisa masuk kalau ada peluang. Cuma alhamdulillah, salah satunya masyarakat sekarang sudah sadar. Kita sudah bosan dengan konflik dan sebagainya. Masyarakat sekarang menginginkan perdamaian,” kata Rudy saat konferensi pers di Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh, Selasa, 29 September 2015.

Namun Rudy mengatakan paham terorisme atau bahkan terduga teroris memungkinkan masuk dari pengungsi, kelompok-kelompok luar yang masuk ke pesantren dan dayah-dayah di Aceh, atau dari orang-orang asing yang sengaja datang ke daerah ini. Dia mencontohkan seperti peneliti asing yang masuk menyebarkan paham-paham tersebut.

“Kita Kodam tetap intens melaksanakan pemantauan dan pencegahan yang akan dilakukan dan mencari informasi dari masyarakat,” katanya.

Rudy mengatakan indikasi terorisme di Aceh secara nyata memang belum terlihat. Namun, kata dia, mereka sudah mulai mengintip masuk ke Aceh melalui orang asing yang memanfaatkan situasi.

“Misalnya beberapa Rohingya, kemungkinan ini bisa dijadikan sleeping agent yang dilakukan oleh warga luar negeri yang memainkan perannya di Aceh, dan kita harus waspada yang satu akidah tetapi beda aliran,” kata Rudy.

Pihak asing lainnya yang patut diwaspadai masuk ke Aceh adalah orang-orang yang mengaku dari Arab. “Kita tidak bisa menyalahkan, karena mereka juga Islam tetapi alirannya yang harus kita waspadai dengan melihat arahnya kemana, saya rasa begitu,” ujarnya.

Menurut Rudy ada beberapa upaya pencegahan radikalisme yang bisa dilakukan untuk komunitas anak muda Aceh. Salah satunya adalah dengan mengajak anggota komunitasnya untuk ikut berpartisipasi dalam menulis artikel yang akan dipublish melalui portaldamai, yang telah disediakan BNPT.

Untuk diketahui, BNPT telah menyediakan wadah untuk menampung segala jenis artikel untuk mencegah radikalisme dan terorisme yang kini masuk ke Indonesia. Menurut Deputi BNPT, Mayjen TNI Agus Surya Bakti, portaldamai merupakan wadah tempat berkumpulnya orang-orang yang menginginkan kedamaian.[](bna)