Home News Pemerintah Aceh Minta Malaysia Tidak Menghukum Korban yang Selamat

Pemerintah Aceh Minta Malaysia Tidak Menghukum Korban yang Selamat

72
0

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh berjanji akan menanggung semua biaya administrasi pemulangan korban selamat dan meninggal dari musibah kapal karam di Malaysia. Hal itu dikatakan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, melalui Sekda Aceh, Dermawan, di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) saat menyambut korban kapal karam tersebut, Selasa, 8 September 2015 malam.

“Bagi keluarga korban yang belum menemukan keluarganya harap segera melapor ke Humas Aceh dan biaya pemulangan jenazah dan korban selamat semua ditanggung pemerintah Aceh,” kata Sekda membaca pidato Gubernur Aceh.

Sampai sekarang masih ada 33 jenazah yang belum teridentifikasi dan masih dalam penyelidikan pemerintah Malaysia. Pemerintah Aceh juga mengharapkan pihak jiran tidak memberikan sanksi hukum bagi warga Aceh yang selamat.

“Atas nama kemanusiaan kita minta pemerintah Malaysia untuk tidak menghukum korban selamat dari kapal karam tersebut,” katanya.

Penyebab tenggelamnya kapal tersebut sampai sekarang masih menjadi misteri. Kasus itu pun masih diselidiki oleh pemerintah Malaysia. Ditemui terpisah, pihak Humas Aceh, Saifullah Abdulgani, mengatakan musibah tersebut bisa saja terjadi karena kapal yang dinaiki kelebihan muatan.

“Penyebab pastinya kita belum tahu tapi ada kemungkinan kapal yang dinaiki kelebihan muatan dan ombak saat itu pun sangat tinggi,” kata Saifullah saat ditemui portalsatu.com di kantornya.[](bna)

Laporan: M Fajarli Iqbal