Home News Pangeran Saudi Kabur dari Kasus Dugaan Pemerkosaan?

Pangeran Saudi Kabur dari Kasus Dugaan Pemerkosaan?

67
0

LOS ANGELES – Majid Abdulaziz al-Saud, anggota keluarga kerajaan Arab Saudi, diyakini kabur dari kediamannya di Kota Los Angeles, Amerika Serikat. Majid seharusnya didakwa atas dugaan pemerkosaan terhadap lima perempuan. Namun hingga berita ini dilansir, dia belum diperiksa.

Gawker melaporkan, Kamis (1/10), Majid membayar jaminan senilai USD 300 ribu (setara Rp 4,3 miliar), supaya tidak ditahan polisi AS. Seorang tetangga di perumahan Beverly Hils, bernama Isabel, melihat banyak mobil keluar masuk komplek rumah mewah Majid satu malam setelah penggerebekan polisi.

“Sepertinya, Pangeran memutuskan pindah,” kata Isabel.

Tetangga lainnya Eric Stiskin menyatakan sangat mungkin Pangeran Majid sudah tak berada di Negeri Paman Sam. Dia menyambangi rumah di Beverly Hilss kala senggang. Artinya dia punya jet pribadi yang siap setiap saat untuk mengantarnya ke negara lain.

“Untuk orang seperti dia bahkan tidak perlu paspor buat keluar dari negara ini,” kata Stiskin.

Majid seharusnya disidang pada 19 Oktober mendatang. Juru bicara Kepolisian Beverly Hilss, Tina Nieto, menyatakan Majid tidak punya kekebelan diplomatik. Walau dia membayar jaminan, pada tanggal sidang dia wajib datang.

Kasus ini bermula pada 24 September lalu. Ketika polisi tiba di rumah pangeran Saudi itu pada Rabu lalu sekitar pukul 12.45 waktu setempat karena dihubungi warga, ada kerumunan orang berkumpul di depan rumah seharga Rp 540 miliar itu.

Setelah mewawancarai beberapa orang, polisi kemudian menangkap Majid Abdulaziz Al-Saud, pangeran Saudi berusia 28 tahun atas tuduhan setidak memaksa seorang perempuan untuk melakukan oral seks kepadanya.

“Empat korban lainnya menuding perlakuan sama terhadap mereka, termasuk ancaman,” kata juru bicara kepolisian Los Angeles. Para korban mengatakan kejadian itu tidak terjadi di hari yang sama.

Seorang tetangga mengatakan kepada Los Angeles Times, dia sempat melihat seorang perempuan (sepertinya pembantu) dalam keadaan gemetar dan berdarah-darah berusaha melompati pagar setinggi 2 meter di rumah itu.[] sumber: merdeka.com