Home News Nelayan Pasi Ie Leubeue Minta Pembangunan Pengamanan Kuala Dilanjutkan

Nelayan Pasi Ie Leubeue Minta Pembangunan Pengamanan Kuala Dilanjutkan

63
0

SIGLI – Para nelayan kawasan Pasi Ie Leubeue, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, mendesak Pemerintah Aceh agar segera melanjutkan pembangunan pengaman bibir pantai (jetty) di Kuala Ie Leubeue. Pasalnya pengaman bibir pantai baru dibangun 400 meter dari total 1 kilometer kebutuhan.

Salah satu nelayan setempat, Asmanuddin, mengaku selama ini pihaknya masih belum bisa mendaratkan ikan hasil tangkapan mereka ke Tempat Pendaratan Ikan (TPI) akibat kuala dangkal. Pasalnya pembangunan pengaman bibir pantai belum selesai.

“Pengaman memang sudah dipasang sepanjang 400 meter, tetapi yang dibutuhkan untuk 1 kilometer, jadi harus dibangun 600 meter lagi untuk menjawab keluhan kita,” katanya kepada portalsatu, Kamis, 17 September 2015.

Dia mengatakan para nelayan setempat sudah mengirimkan permohonan agar pembangunan jetty dapat dilanjutkan kepada pemerintah. Namun hingga saat ini belum ada realisasinya.

“Kami sangat berharap adanya perhatian pemerintah terhadap warga pesisir yang umumnya berprofesi nelayan,” ujarnya.

Ketika ditanya kapan proyek yang telah ada itu dibangun, Asmanuddin mengaku, penanganan proyek itu dilakukan sekitar tahun 2007 silam. Pada saat itu, lanjut dia, pihak terkait mengaku akan membangun secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.

“Namun setelah sekian tahun berlalu, proyek itu juga tidak dilanjutkan. Makanya kami ingatkan mungkin kawasan kami luput dari perhatian pemerintah,” ujar warga Pasi Jeumeurang itu sembari menambahkan jika tidak segera ditangani kuala itu akan semakin dangkal akibat tertutup pasir.

Sementara Kepala Sumber Daya Air (SDA) Pidie, Syamsu Rizal, ketika diberitahukan masalah itu melalui pesan singkat, mengaku akan mengecek terlebih dahulu laporan masyarakat ini ke lapangan.

“Insya Allah akan kita cek dulu,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 17 September 2015.[](bna)

Laporan: Zamah Sari

Foto: Seorang warga sedang menunjukkan pembangunan jetty pengaman pantai yang belum selesai.@Zamah Sari