Nazaruddin Sjamsuddin: Watak Aceh Pendendam dan Keras Kepala

BANDA ACEH – Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Prof. Dr. Nazaruddin Sjamsuddin menyebutkan ada beberapa hal yang membuat orang Aceh itu “luar biasa”. Di antaranya adalah “pendendam dan keras kepala”.

Menurut pria kelahiran Bireuen pada 5 November 1944 tersebut, tanpa dua hal itu berarti orang di Aceh bukan sepenuhya berdarah Aceh.

“Itu watak Aceh sebenarnya, dan itu bukan berkonotasi positif,” kata Prof. Dr. Nazaruddin Sjamsuddin saat menyampaikan pidato kebudayaan pra-Kongres Peradaban Aceh di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Sabtu, 26 Septembet 2015.

Selain itu, Nazaruddin mengatakan ada sejumlah nilai yang mendasari peradaban masyarakat Aceh yakni agama, solidaritas, dan heroisme.

“Kalaulah dapat kita pandang agama, solidaritas, dan heroisme sebagai jaringan urat dalam tubuh manusia Aceh,” kata Nazaruddin Sjamsuddin.

Acara pra-Kongres dilaksanakan untuk mencari masukan dari tokoh-tokoh Aceh terkait bahasa yang ada di daerah tersebut. Turut hadir pada acara ini Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haytar, Ketua MAA, perwakilan kabupaten/kota, akademisi, sejarawan, dan pecinta sejarah Aceh.[](bna)

Leave a Reply