Mengapa SKPA Masih Berapor Merah? Ini Analisa MaTA

BANDA ACEH – Koordinator Badan Pekerja Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, mengatakan ada beberapa hal yang mengakibatkan SKPA berapor merah terus terulang setiap tahunnya. Salah satunya, penempatan pejabat yang dinilai tidak melalui uji kompetensi.

“Pertama, proses rekrutmen di tingkat SKPA, badan dan Kantor tidak melalui uji kompetensi atau fit and proper test. Sehingga dari segi kemampuan terhadap orang-orang yang direkrut tidak dapat dipastikan dari sisi kemampuan, integritas dan kapabilitas dalam bertanggung jawab dalam menjalakan roda organisasi,” kata Alfian kepada portalsatu.com, Selasa sore, 29 September 2015.

Sedangkan yang kedua, katanya, rekrutmen lebih didasarkan pada hubungan kedekatan, balas jasa atau titipan.

“Sehingga pola bongkar pasang jabatan menjadi tren pada pemerintahan zikir,” katanya.

Ketiga, kata Alfian, tidak ada sangsi atau kosekuensi terhadap para pejabat yang sudah dilantik.

“Konsekuensi bukan hanya semata-mata pada pencopotan tapi tidak ada ketegasan yang jelas sehingga gubernur hanya bisa mengeluh kepada publik tentang kinerja para produk kebijakannya sendiri,” katanya.

Analisa keempat, katanya, gubernur tidak mampu mengontrol kinerja dan pengelolaan kebijakan di tingkat dinas, badan atau kantor.

“Sehingga terjadi bongkar pasang tidak dapat dihindari. Sedangkan yang terakhir atau kelima, kemampuan Zikir sangat diragukan dan tidak sejalan dengan janji politiknya pada saat kempanye dulu dalam tata kelola pemerintah,” katanya. [] (mal)

 

Leave a Reply