Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan, Kapolres: Penyebab Meninggal Belum Diketahui

BANDA ACEH – Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Novianto, membenarkan adanya penemuan mayat wanita di pantai perbatasan Lampanah-Laweung, Aceh Besar, Sabtu, 25 Juli 2015. Hingga kini polisi masih mengidentifikasi penyebab meninggalnya wanita tersebut.

“Ya benar, ditemukan di pantai perbatasan Laweung-Lampanah. Kita masih olah TKP ini,” katanya kepada portalsatu.com melalui sambungan telepon petang tadi.

Heru mengatakan mayat wanita tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa busana. Sehingga, kata dia, petugas kesulitan mengidentifikasi jenazah tersebut.

“Saat ini jenazah ada di Puskesmas Laweung. Kita rencananya akan mengevakuasinya ke RSU Sigli untuk proses identifikasi lanjutan. Sementara mengenai penyebab meninggalnya korban, belum kita ketahui apakah terkait pembunuhan atau kecelakaan,” katanya.

Kapolres Heru juga mengatakan belum bisa mengekspose ciri-ciri khusus jenazah perempuan tersebut. “Belum bisa kita ekspose karena masih dalam proses identifikasi ya. Yang pasti dia ditemukan dalam kondisi tanpa busana,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat perempuan muda, berusia diperkirakan 30-an tahun ditemukan di pinggiran pantai perbatasan Lampanah, Aceh Besar dan Laweung, Pidie sekitar pukul 14.30 WIB, Sabtu, 25 Juli 2015. Mayat yang belum teridentifikasi tersebut dievakuasi ke Kecamatan Muara Tiga oleh pihak muspika bersama aparat keamanan dibantu oleh masyarakat setempat.

Seorang warga Lampanah yang juga relawan RAPI Aceh Besar, Zulfikri (JZ01LZL) menginformasikan, sejauh ini belum diketahui identitas mayat tersebut maupun penyebab kematiannya. Namun berdasarkan fakta-fakta di lapangan, mayat berkelamin perempuan itu ditemukan di pinggiran pantai perbatasan Lampanah-Laweung. Ketika ditemukan, kondisi mayat tanpa busana.

“Umurnya diperkirakan 30-an tahun. Sudah dievakuasi ke Muara Tiga oleh muspika dibantu aparat keamanan dan masyarakat di sekitar lokasi temuan,” lapor Zulfikri.[]

Leave a Reply