Home News MaTA: Studi Banding Komisi VI ke Jepang Pemborosan

MaTA: Studi Banding Komisi VI ke Jepang Pemborosan

58
0

BANDA ACEH – Sejumlah anggota Komisi VI DPR Aceh dikabarkan berangkat ke Jepang, Selasa 25 Agustus 2015.

Koordinator Badan Pekerja Masyarakat Transparansi Aceh [MaTA], Alfian, menilai Keberangkatan anggota DPRA Komisi VI ke Jepang sama sekali tidak patut dan hanya pemborosan anggaran Aceh.

“Seharusnya anggaran tersebut bisa digunakan untuk yang lebih penting di saat Aceh dilanda kemiskinan dan pengangguran yang sudah pada tingkat mengkhawatirkan,” kata Alfian dalam siaran persnya, Rabu malam 26 Agustus 2015.

Katanya, study banding ke luar negeri sama sekali tidak menguntungkan Aceh. “Anda bisa cek mana hasil study banding DPRK dan DPRA yang bermafaat, sama sekali ngak ada. Study banding hanya pelancongan bagi mareka yang belum memiliki kepekaan. Mana hasil study banding yang bisa diterapkan di Aceh?” kata Alfian.

“Seharusnya mareka menyadari itu. Mareka harusnya malu karena tidak bisa membawa apa-apa. Dan sama sekali tidak penting.Kebijakan tersebut menambah daftar ketidak percayaan publik pada DPR,” ujarnya lagi.

Kata Alfian, MaTA dari dulu selalu mengingatkan agar DPR menghentikan study banding.

“Lebih baik dana itu di gunakan untuk bangun rumah duafa, gedung sekolah dan menyelenggarakan pertemuan dengan konstiuen masing-masing. Jadi
bagi kami kepergian mareka hanya melangcong dengan uang Aceh. MaTA
menantang anggota yang berangkat ke sana untuk mempertanggungjawabkan
hasilnya apa dan mau diterapkan. Di mana Aceh-nya harus jelas sehingga
tidak kesewenang-wenangan uang Aceh digunakan. Dan komisi II lagi
siapkan visa mau berangkat ke Inggris dan Cina pada bulan Sep
mendatang,” katanya lagi. [] (mal)