Home News KPAI: Pembunuh Bocah yang Tewas dalam Kardus Layak Dihukum Mati

KPAI: Pembunuh Bocah yang Tewas dalam Kardus Layak Dihukum Mati

61
0

Jakarta – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni’am Sholeh meminta polisi cepat menangani kasus kekerasan seksual dan pembunuhan terhadap bocah perempuan berusia 9 tahun. Pelakunya layak dihukum mati.

“Pembunuhan yang sadistis seperti ini pelakunya layak dikenakan pasal berlapis. Jika dalam proses penyelidikan dan penyidikan terpenuhi unsur, maka layak dihukum mati,” kata Ni’am saat dihubungi, Minggu (4/10/2015).

Polisi didukung bergerak cepat. Hasil autopsi yang menunjukkan kekerasan menggunakan benda tumpul di bagian leher korban termasuk adanya bercak sperma di tubuh bocah tersebut harus jadi petunjuk menemukan pelaku.

“Polisi perlu segera ungkap pelaku dan juga motifnya. Negara tidak boleh diam atas kekerasan terhadap anak yang semakin hari semakin sadis. Negara hadir untuk menjamin rasa aman dan nyaman warganya, itu komitmen bernegara kita,” sambung Ni’am.

Kekerasan terhadap anak menurut Ni’am sudah mengkhawatirkan. Pencegahan termasuk menindak tegas pelaku kekerasan harus dilakukan.

“Saatnya semua pihak merapatkan barisan untuk mencegah tindak kekerasan terhadap anak,” ujarnya.

Bocah berusia 9 tahun yang hilang pada Jumat (2/10) siang, ditemukan tak bernyawa dalam kardus pada malam harinya di wilayah Kalideres, Jakbar. Hasil autopsi ditindaklanjuti dengan melakukan tes DNA sperma yang terdapat pada tubuh korban. | sumber: detik.com

Foto lokasi penemuan mayat bocah (Foto: Yudhistira Amran Saleh/detikcom)