Komandan ISIS Dipenggal Akibat Suka Menggoda Istri Anak Buah

Komandan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) dipenggal anak buahnya sendiri di Distrik Sharqat, Provinsi Salah al-Din, di sebelah utara Irak. Petinggi tak diungkap identitasnya itu disebut-sebut menggoda istri anak buahnya.

Pelaku pemenggalan, oleh sumber yang bicara pada Iraqi News, berusia 28 tahun. Dia jengkel melihat atasannya mendatangi rumahnya, mengajak bicara istrinya bahkan disebut-sebut menggodanya untuk berbuat mesum, ketika si anak buah berada di garis depan.

“Anggota pasukan tempur itu melabrak sang komandan, lalu memenggal atasannya itu setelah berkelahi,” kata sumber tersebut, seperti dilansir the Daily Star, Minggu (27/9).

Setelah membunuh komandannya, anggota ISIS ini lari. Tidak jelas apakah dia membawa serta anak istrinya. Organisasi militan khilafah telah memerintahkan penangkapan pelaku. Tewasnya komandan ISIS di Distrik Sharqat membuat gerak organisasi limbung. Ini adalah distrik strategis bagi para militan sejak Juni 2014 untuk memasok logistik ke seantero di Irak.

ISIS dikenal kerap melakukan teror seksual kepada perempuan di wilayah yang mereka kuasai. Kendati begitu, jumlah anggota perempuan yang bergabung tetap banyak. Setahun terakhir, dari negara-negara Barat saja, diperkirakan 600 wanita berangkat berperang mendukung panji khilafah. |  sumber: merdeka