Home News Ketua PWI Aceh: Wartawan Tidak Boleh Hadiri Undangan Teroris

Ketua PWI Aceh: Wartawan Tidak Boleh Hadiri Undangan Teroris

54
0

BANDA ACEH – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Tarmilin Usman, mengatakan kegiatan radikalisme dan terorisme sangat mudah menyusup melalui kegiatan-kegiatan keagamaan. Hal ini menyebabkan wartawan perlu wawasan khusus ketika akan menulis karena jangan sampai masyarakat menjadi resah.

“Wartawan harus mampu menyelami paham-paham radikal yang menyusup melalui agama, agar tidak salah menyampaikan informasi,” kata Tarmilin Usman saat menjadi narasumber Dialog Pencegahan Radikalisme untuk media massa dan Humas Instansi di Aceh di Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Neusu, Banda Aceh, Selasa, 29 September 2015.

Selain itu, Tarmilin mengatakan media massa harus menjadi wahana dialog kekuatan kecil kalangan sipil.

“Karenanya masyarakat dan kalangan Humas harus berhati-hati dalam memilih media, apalagi media yang mengandung unsur radikalisme,” kata Tarmilin.

Menurutnya, lahirnya media Islam juga disadari apabila masyarakat timur cenderung hanya menerima informasi. Media ini juga lahir sebagai perlawanan untuk media-media barat.

“Makanya wartawan harus menulis kebenaran dan mengikuti pedoman liputan terorisme, dan juga wartawan tidak boleh hadir ketika ada undangan terorisme, itu aturan Dewan Pers,” kata Tarmilin.[](bna)