Ketua IPPEMAS: Masih Ada Instansi di Sabang yang Tidak Paham UU Keterbukaan Informasi

BANDA ACEH – Ketua Umum Ikatan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Sabang (IPPEMAS), Putra Rizki Pratama, menyebutkan masih ada beberapa instansi publik di Sabang yang belum memenuhi Undang-Undang Keterbukaan Informasi.

“Bahkan yang disayangkan, masih ada pihak-pihak di instansi publik tersebut tidak paham akan UU Keterbukaan Informasi itu sendiri dan terkesan sengaja menutup jalan bagi masyarakat untuk mendapatkan hak memperoleh informasi yang bersifat publik,” ujar Putra melalui siaran pers yang diterima portalsatu.com, Jumat, 9 Oktober 2015.

Hal ini juga disampaikan Putra kepada komisioner KIA saat berkunjung ke kantor tersebut pagi tadi. Kedatangan pengurus IPPEMAS ini juga bagian dari persiapan diskusi publik bertajuk ‘Mendorong Peran Pemuda Dalam Keterbukaan Informasi Dan Pelayanan Publik’ yang bakal dilaksanakan di Sabang pada 17 Oktober 2015 mendatang.

Dalam pertemuan itu, PB-IPPEMAS juga mengharapkan agar KIA mampu mendorong kesadaran menjalankan UU Keterbukaan Informasi untuk instansi yang ada di Sabang. Mereka juga berharap KIA bisa mendorong masyarakat Sabang agar mau mengambil bagian sebagai elemen kontrol sosial demi menjaga program pro masyarakat dan menekan tindakan KKN.

Hadir dalam pertemuan ini beberapa pengurus seperti Ketua Umum IPPEMAS Putra Rizki Pratama, Sekjen, Yusran Nasir, Ketua II, Dofa Muhammad Aliza, dan Sekbid Kesekretariatan Wijiasih Rahma Sari. Mereka diterima langsung oleh Ketua KIA Afrizal Tjoetra, M.Si dan beberapa komisioner KIA lainnya.

Dalam pertemuan tersebut komisioner KIA juga menjelaskan mekanisme uji akses informasi publik berdasarkan UU Keterbukaan Informasi.[](bna)