Keluarga Tunggu Kedatangan Jenazah Korban Kapal Tenggelam di Malaysia

LHOKSUKON – Asmi, warga Desa Drien Puntong, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, mengaku belum menerima informasi secara jelas terkait pemulangan jenazah Juharen dari Malaysia. Juharen binti Kamaruddin, 50 tahun, adalah salah satu penumpang kapal karam perairan Sabak Bernam, Malaysia.

Asmi mengaku hingga kini, Selasa, 8 September 2015, belum mengetahui keberadaan jenazah kakaknya tersebut. Kerabatnya yang ada di Malaysia juga belum mengetahui dimana keberadaan Juharen.

Asmi berharap kepada Pemerintah Aceh agar terus berupaya memberikan informasi terbaru terkait seluruh korban kapal karam tersebut dan proses pemulangannya juga.

Ditemui secara terpisah, Azhar warga Gampong Tengoh, Aceh Utara, mengaku sedang menunggu jenazah keluarganya yang dipulangkan hari ini via Bandara Sultan Iskandar Muda. Keluarga Azhar yang menjadi korban kapal nahas itu adalah abang kandungnya, Zulfikar bin Rasyadan, dan Shakila, 2 tahun.

“Informasi yang kami terima, jenazah tiba di Banda Aceh sekitar pukul 15.00 WIB sore nanti. Namun ini belum jelas. Kami sudah mendapat kabar bahwa ayah kandung Shakila (Zulfikar bin Rasyadan) juga ditemukan meninggal namun pemulangannya sedang diproses,” kata Azhar.[](bna)

Leave a Reply