Kapolres Langsa Minta Nelayan tak Gunakan Pukat Harimau

LANGSA – Kapolres Langsa AKBP Sunarya SIK, menghimbau kepada panglima laot dan para nelayan untuk tidak menggunakan pukat harimau.

Hal ini disampaikannya pada saat melakukan silaturahmi dengan para tokoh adat laot dan nelayan di TPI kuala Langsa, Jumat 2 Oktober 2015, sekira pukul 08.00 WIB.

Kapolres menjelaskan pukat harimau dan sejenisnya agar tidak digunakan. Pasalnya selain melanggar dengan hukum, juga menyebabkan bibit ikan yang kecil mati disapu bersih oleh pukat tersebut sehingga tidak terjadi perkembangbiakan.

“Jadi perlu kita selamatkan dengan melestarikan laut tentu demi masa depan kita juga, “kata dia.

Katanya, panglima laot serta para nelayan juga diminta untuk berperan aktif melawan para pelaku narkoba yang memanfaatkan jalur laut untuk memasok barang haram dari luar ke wilayah perairan Aceh.

“Untuk itu saya sudah komitmen penegakan hukum terkait narkoba sangat prinsip karena menghancurkan generasi muda. Untuk itu saya mohon kepada para nelayan bila ada mengetahui penyeludupan narkoba agar dapat segera disampaikan kepada kepolisian. Bila takut langsung datang ke ruangan saya atau telepon langsung. Yang mana umumnya penyeludupan itu banyak kita ketahui dari laut, masuk ke jalur tikus sampai ke pingir pantai,” katanya.

Sebelum melakukan kunjungan ke TPI kuala Langsa, Kapolres Langsa yang didampingi Waka Polres Langsa, KOMPOL Hadi Saepul Rahman, SIK, Kasat Pol Air Polres Langsa beserta seluruh personelnya juga melaksanakan kegiatan Olahraga bersepeda dengan rute Polres Langsa ke Pelabuhan Kuala Langsa dengan Jarak 10 KM serta diikuti Dinas Kelautan dan perikanan Kota Langsa, Geusyik Kuala Langsa. [] (mal)

Foto Kapolres saat di TPI Langsa.@Istimewa

Leave a Reply