Jubir KPA: Jangan Lagi Mengutip Upeti dengan Dalih Perjuangan

BANDA ACEH – Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Mukhlis Abee, mengintruksikan mantan GAM di seluruh Aceh, terutama yang bernaung di bawah Komite Peralihan Aceh (KPA) agar tidak mengutip upeti dalam bentuk apapun dengan tujuan apapun, baik terkait dana desa maupun dana proyek-proyek pemerintah serta bisnis swasta.

Pernyataan ini disampaikan terkait dengan adanya dugaan pengutipan upeti atas dana desa oleh oknum mantan GAM di Aceh Utara.

“Pimpinan KPA pusat mengecam keras perbuatan tersebut,” kata Mukhlis Abee dalam siaran persnya, Jumat 9 Oktober 2015.

“Jangan lagi mengutip upeti atau pajak nanggroe dengan dalih perjuangan, apalagi mengatasnamakan anak yatim dan korban konflik. Pimpinan KPA tidak mentoleril jika ada oknum yang terbukti melakukan perbuatan tersebut dan pihak kepolisian tentu harus memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya lagi.

Kepada masyarakat Aceh, Mukhlis Abee juga menghimbau agar tidak perlu ragu melapor kepada pihak kepolisian apabila melihat dan mengetahui adanya praktek pungli atau upeti oleh siapapun, termasuk dilakukan oleh pihak mantan GAM.

“Kami juga mengintruksikan kepada pimpinan KPA wilayah (kabupaten dan kota) di seluruh Aceh agar mengawasi dan mengendalikan seluruh anggotanya sehingga tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum dan bertentangan dengan kebijakan KPA,” katanya. [] (mal)