Home News Ini Penjelasan Bos IMF Terkait Kunjungannya ke Indonesia

Ini Penjelasan Bos IMF Terkait Kunjungannya ke Indonesia

81
0

JAKARTA – Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde mengatakan kedatanganya ke Indonesia bukan untuk memberikan pinjaman. Alih-alih memberikan pinjaman, Lagarde hendak ‘meminjam’ Indonesia untuk menjadi tuan rumah perhelatan The 2018 Annual Meeting of The International Monetery Fund (IMF) dan The World Bank Group.

“Meminjam dari keramahannya, kekuatan dan keindahan budaya, kekuatan dan keramahan Indonesia. Dan saya tahu tahun 2018 akan menjadi momen yang fantastis,” kata dia saat jumpa pers di Istana Merdeka, Selasa, 1 September 2015.

Mewakili IMF dan Bank Dunia, Lagarde berterima kasih kepada para kolega di Indonesia dalam menyelenggarakan pertemuan tahunan yang akan berlangsung pada bulan Oktober 2018. Dia mengaku harus mengatakan Indonesia adalah salah satu kandidat yang mudah dipilih di antara kandidat yang lain.

Dia yakin pada tahun 2018, masyarakat mengakui Indonesia adalah negara yang ekonomi terus tumbuh setelah melalui banyak reformasi di bawah kepemimpinan Jokowi. “Di mana korupsi terus dilawan, di mana teknologi telah dimanfaatkan untuk membangun jaring pengaman,” kata dia.

Perhatian Jokowi, kata dia, kepada sektor infrastruktur dan pendidikan akan memperkuat Indonesia menjadi negara ekonomi terkemuka di dunia. Lagarde mengakui saat ini ekonomi semua negara, termasuk negara berkembang sedang menghadapi badai.

Dia mencontohkan seperti perlambatan ekonomi Cina yang bertahap membuat negara-negara lain ikut melambat, turunnya harga komoditas dan perubahan kebijakan moneter di seluruh dunia khususnya di Amerika Serikat. Meski demiikan, kata dia, IMF yakin Indonesia jauh lebih siap dari sebelumnya untuk menghadapi terpaan ekonomi.

Presiden Joko Widodo mengatakan pada tahun 2018, Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia. Menurut dia, pertemuan itu memberikan kepercayaan bahwa Indonesia mampu mengelola acara berskala internasional.

“Perlu saya sampaikan bahwa beliau tadi datang ke Indonesia untuk konferensi tingkat tinggi antara IMF dan Bank Indonesia. Jadi keperluannya itu,” kata dia. “Kita tadi diskusi banyak terutama masalah-masalah yang berkaitan dengan ekonomi global. Tidak ada yang lainnya.”[] sumber: tempo.co