Home News Ini Kronologis Penculikan Intel TNI Hingga Tewas

Ini Kronologis Penculikan Intel TNI Hingga Tewas

45
1

LHOKSUKON – Sertu Indra dan Serda Hendrianto tewas ditembak kelompok bersenjata api ilegal setelah kedua anggota intel TNI itu diculik di Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara, Senin, 23 Maret 2015. Danrem-011/Lilawangsa Kol. Inf. Daniel kepada para wartawan di Lhokseumawe, Selasa, 24 Maret 2015,
mengatakan, penculikan itu berawal saat kedua korban menggunakan mobil
ke Nisam Antara untuk mencari informasi sambil monitor wilayah.

“Keduanya beranjangsana ke rumah seorang Mukim, Tengku Daud, ngobrol-ngobrol tentang permasalahan apa yang perlu menjadi perhatian di desa berkaitan program swasembada,” katanya.

Menurut Danrem, belakangan ini TNI di wilayah Korem Lilawangsa sedang fokus terhadap program swasembada dan ketahanan pangan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Itu sebabnya, kedua anggota intel Kodim Aceh Utara itu memonitor wilayah sambil beranjangsana ke rumah tokoh masyarakat setempat, Mukim Daud.

“Saat pulang dari situ yang bersangkutan dihadang dan diculik (oleh kelompok bersenjata api), sekitar pukul 16.00 (Senin kemarin). Kemudian Tengku Daud yang mendapat informasi penculikan itu dari warga, lalu melaporkan ke pos terdekat. (Lokasi penghadangan), sekitar 300-an meter dari rumah Tengku Daud,” ujar Danrem Daniel.

Hasil pencarian dilakukan TNI bersama polisi, kata Danrem, jenazah kedua korban ditemukan di kawasan Desa Batee Pila, Nisam Antara, Senin malam.

“Ditemukan tadi malam, kemudian (tadi) pagi dicek ke lapangan, barusan kita evakuasi,” kata Daniel. “(Kondisi korban) ada beberapa luka tembak di badan,” ujarnya.[]

1 COMMENT