Illiza: Kalau Syariat Islam Berjalan, Tidak Ada Warga yang Kelaparan

BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal, SE, memastikan tidak ada masyarakat yang lapar kalau syariat Islam berjalan secara kaffah. Hal ini disampaikannya di sela-sela acara penyerahan zakat senif fisabilillah di Aula lantai IV, Balaikota, Banda Aceh, Sabtu, 19 September 2015.

Dia mengatakan saat ini Baitul Mal hanya mampu mengumpulkan zakat di Banda Aceh sebanyak Rp 17 miliar dalam setahun. Jumlah ini, kata dia, jauh dari potensi yang ditargetkan mencapai Rp 150 miliar.

Menurut Illiza, kalau Syariat Islam sudah mulai berjalan secara kaffah, pastinya umat muslim di Banda Aceh akan berlomba-lomba menyerahkan zakat, infaq dan sedekah untuk mensucikan hartanya. Bahkan jumlahnya diyakini akan melebihi dari potensi yang ada.

Ketika zakat sudah terkumpul sesuai potensi, jumlah yang akan diterima masyarakat penerima zakat (mustahib) juga akan bertambah banyak, dan pastinya tidak akan ada masyarakat yang lapar. Menurut Illiza, Islam itu sangat indah karena dalam agama ini mengatur secara detail setiap persoalan umatnya, termasuk soal harta.

“Dalam harta kita, sesungguhnya ada hak orang lain, seperti zakat, dan itu diatur dalam Alquran,” katanya.[](bna)

Leave a Reply