Ibu Tendang Anak Hingga Tewas, Ini Kata Psikolog

BANDA ACEH- Di Aceh Tenggara, Jumat, 11 September 2015 lalu seorang ibu kandung menyiram anaknya dengan air panas lalu ditendang sampai meninggal dunia.

Menurut psikologis anak, Dra. Endang Setianingsih,M. Pd mengatakan perlu melihat psikologis pelaku dalam hal ini ibu kandung korban. Mengapa seorang ibu kandung tega membunuh dan menyiksa anak kandungnya sendiri?

“Dalam hal ini perlu melihat latar belakang keluarga sangatlah penting, karena orangtua adalah awal dan orang pertama mengajarkan anaknya untuk mengendalikan amarah atau emosi,” katanya ke portalsatu.com, Minggu, 13 September 2015.

Ia melanjutkan, jika sejak kecil tidak pernah dilatih, hal ini menjadi masalah di kemudian hari. Dikarenakan emosi dalam bentuk amarah bisa berujung pada pelampiasan akan rasa frustrasi yang tidak tepat nantinya dan bagaimana seorang ibu bisa langsung emosi hanya karena si anak tidak menuruti kehendaknya.

Namun, katanya, juga ada kemungkinan lain, yaitu komunikasi. Bagaimana seseorang atau pelaku dalam menghadapi sesuatu hal saat melakukan komunikasi pada masa remajanya, karena masa remaja sangat mempengaruhi  saat kita berkomunikasi di kemudian hari.

“Maka¬† bila ada permasalahan saat remaja yang tak terselesaikan, akan bisa mempengaruhi seseorang ketika dewasa. Jangan sepelekan suatu masalah kecil, karena bisa menjadi pemantik amarah, dan ini akan terparti dengan berjalannya waktu dan perkembangan seseorang,” kata Endang.

“Peran dan pola asuh orangtua sangatlah penting untuk di terapkan dengan tepat. Didik lah anak-anak kita dengan pola asuh yang sesuai dan tepat sehingga hal-hal tersebut diatas bisa teratasi dengan baik. Namun kemungkinan kecil faktor ekonomi juga menjadi pengaruh kalau halnya bisa kita cermati dengan baik,” ujarnya. [] (mal)