Gubernur: Banda Aceh Tidak Hanya Sekadar Kota Otonom

BANDA ACEH – Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan ketiadaan wakil wali kota selama hampir setahun ini tentu cukup memberatkan bagi kinerja wali kota. Kondisi ini mengingat tugas dan tanggung jawab sebagai tampuk pimpinan di Ibu Kota Aceh ini sangatlah berat.

Hal tersebut disampaikan Zaini Abdullah saat melantik Wakil Wali Kota Banda Aceh, Geuchik Zainal Arifin, di gedung DPRK Banda Aceh, Selasa, 9 Juni 2015.

“Banda Aceh tidak hanya sekadar kota otonom yang setara dengan pemerintah kota lainnya, tapi juga pusat bagi Aceh secara keseluruhan, sekaligus menjadi etalase Aceh di mata orang luar,” kata Zaini.

Zaini menambahkan dengan dilantiknya wakil wali kota diharapkan bisa menjalankan tugas membantu Wali Kota demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan berkualitas di Banda Aceh.

“Saya yakin Zainal Arifin yang sudah pernah menjadi Anggota DPRA, dan dikenal juga sebagai seorang keuchik yang sukses memimpin Gampong Lambhuk dapat menjalankan amanah ini dengan baik,” ujarnya.

Zaini juga berharap agar wakil wali kota yang baru saja dilantik bisa tampil sebagai pemimpin amanah dan bijaksana dalam menjalankan tugas dan kewajiban mendampingi Wali Kota Banda Aceh dalam sisa masa jabatan dua tahun lagi.

“Kami, atas nama pribadi maupun sebagai Kepala Pemerintahan Aceh, mengucapkan selamat mengemban amanah baru, semoga,bijaksana dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai Wakil Wali Kota,” kata Zaini.

Leave a Reply