Home News Gubernur Ajak Warga NU Kritis Hadapi Permasalahan Daerah

Gubernur Ajak Warga NU Kritis Hadapi Permasalahan Daerah

38
0

BANDA ACEH – Gubernur Aceh Zaini Abdullah meminta organisasi Nahdatul Ulama (NU) agar kritis dalam menghadapi berbagai polemik dan masalah yang sedang dihadapi daerah.

“Lebih-lebih di tengah kondisi bangsa yang saat ini sedang menghadapi era globalisasi yang penuh dengan berbagai tantangan,” kata Gubernur Zaini dalam pembukaan Konfersensi Wilayah (Konferwil) PWNU Aceh, di Asrama Haji, Banda Aceh, Jumat, 17 April 2015.

Selain itu sebagai ormas Islam yang berwawasan keummatan, NU dan para nahdiyin juga diminta untuk meningkatkan kontribusinya dalam melaksanakan syariat Islam secara kaffah.

“NU merupakan organisasi keagamaan yang strategis dengan konsep dan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.

Gubernur juga berharap dengan terlaksananya konferwil tersebut dapat memperkuat kembali peran NU dalam kehidupan masyarakat.

Sebelumnya diberitakan, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh malam ini menggelar Konferensi Wilayah XIII di Asrama Haji, Banda Aceh, Jumat, 17 April 2015.

“Kami ingin mewujudkan dan menegakkan syariat Islam secara kaffa di Aceh, itu merupakan visi dan misi kami sebagai warga nahdiyin,” kata Ketua Tanfidziyah PWNU Aceh, Faisal Ali, atau kerap disapa Lem Faisal dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya PWNU juga sangat berkomitmen dan beristiqarah agar Aceh terus bersatu di bawah payung kedaulatan yang sesuai dengan MoU Helsinki.

“Rakyat Aceh harus bersatu dan bersama dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat Aceh yang bermartabat,” ujarnya.

Dengan hati yang sangat iklhas, kata dia, PWNU akan terus bersatu dan berjamaa’ah dalam membangun Aceh yang lebih bermartabat di masa yang akan datang.

Dalam konferwil XIII tersebut, PWNU Aceh juga menggelar berbagai kegiatan seperti ziarah makam tokoh NU, donor darah dan seminar. Acara tersebut menghadirkan peserta sebanyak 200 orang dari 23 kabupaten/kota.[](bna)