Home News Gelombang Panas, Ulama Keluarkan Fatwa Warga Boleh Tak Puasa

Gelombang Panas, Ulama Keluarkan Fatwa Warga Boleh Tak Puasa

48
0

Ulama tekemuka Pakistan mengeluarkan fatwa yang memperbolehkan sebagian umat Islam di Karachi tidak berpuasa Ramadan karena gelombang hawa panas. Fatwa itu dikeluarkan setelah ratusan warga Karachi tewas akibat gelombang hawa panas.

“Jika dokter ahli mengatakan bahwa hidupmu terancam karena hawa panas, atau beberapa kondisi yang membuat Anda menjadi lebih buruk karena berpuasa, maka Anda bisa meninggalkan puasa setiap hari,” kata Naeem sebagaimana dikutip Dream dari laman NBC News, Kamis 25 Juni 2015.

Suhu di Karachi memang cukup panas. Mencapai 113 Fahrenheit atau 45 derajat Celcius. Suhu yang sedemikian panas membuat kondisi warga Karachi memburuk.

Ditambah lagi matinya tenaga listrik menyebabkan kipas angin dan air conditioner tidak bisa dipakai. Sejauh ini, lebih dari 800 orang dilaporkan tewas.

“Kondisi ini tergantung kondisi kesehtan dan bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap panas, tidak berlaku untuk semua orang,” kata Naeem.

Tak semua dokter bisa mengeluarkan keputusan seseorang bisa meninggalkan puasa atau idak. “Tapi hanya dokter religius dan kualifait yang dapat melihat kondisi Anda.”

Naeem yakin fatwa yang dia keluarkan itu tidak akan mengundang kontroversi. Sebab, fatwa itu dia keluarkan dengan mempertimbangkan nyawa manusia yang terancam oleh gelombang hawa panas yang melanda Karachi.

“Ketika hidup terancam , saat tuhuh kita butuh asupan, kemudian syariat pun mengizinkan kita makan babi. Demikian pula jika Anda mengidap diabetes atau secara medis mengalami dehidrasi, Anda tidak harus berpuasa,” ujar Naeem. | sumber: dream.co.id