Gaji belum Dibayar, Karyawan Blokir Pintu Gerbang PT KKA

LHOKSEUMAWE – Puluhan karyawan PT Kertas Kraf Aceh (KKA) memblokir pintu gerbang kompleks perusahaan itu, di Desa Jamuan, Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara, Selasa, 9 Juni 2015. Aksi tersebut sebagai bentuk protes terhadap managemen PT KKA lantaran belum membayar gaji mereka sejak Januari lalu.

Informasi diperoleh portalsatu.com, para karyawan termasuk petugas satuan pengamanan (Satpam) PT KKA memblokir jalan masuk dengan cara memarkirkan puluhan sepeda motor di pintu gerbang. Aksi tersebut mendapat pengawalan dari pihak Polsek Banda Baro.

“Aksi damai ini sudah berlangsung sejak kemarin siang. Kami menduduki pintu gerbang sehingga kendaraan tidak bisa masuk dan keluar dari dan ke kompleks KKA. Kami menuntut managemen segera membayar gaji kami yang sudah empat bulan tidak dibayar atau sejak Januari,” ujar salah seorang petugas Satpam PT KKA kepada portalsatu.com lewat telpon seluler, tadi sekitar pukul 10.45 WIB.

Petugas Satpam itu menyebut gaji para karyawan PT KKA bervariasi sesuai bidang tugas. Gaji Satpam, kata dia, Rp2,6 juta per bulan. “Kami bertugas siang malam, kami butuh biaya hidup maka kami menuntut gaji kami segera dibayar, apalagi ini sudah menjelang bulan puasa,” katanya.

Menurut petugas Satpam itu, perwakilan managemen PT KKA sudah menjumpai para karyawan yang menggelar aksi menuntut dibayar gaji. “Managemen bilang akan diberi jawaban nanti jam dua siang, karena alasan mereka harus koordinasi dulu dengan managemen di Jakarta. Kami akan bertahan sampai adanya kepastian soal pembayaran gaji,” ujar dia lagi.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRK Aceh Utara Fauzi alias Cempala turut memantau aksi damai para karyawan PT KKA itu. Cempala berharap managemen perusahaan tersebut segera membayar hak-hak karyawan. “Kita prihatin dengan petugas Satpam KKA yang bertugas siang malam, tapi gaji mereka sudah empat bulan belum dibayar,” kata Cempala.[]

Foto petugas Satpam memblokir pintu gerbang kompleks PT KKA. @Ist

Leave a Reply