Ekses Ledakan Bom, Warga Ujong Pacu Tangkap Seorang Pria

LHOKSEUMAWE – Warga Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, menduga suara ledakan di desanya berkaitan dengan aktivitas pemberantasan narkoba jenis sabu-sabu di desa setempat, Kamis, 23 Juli 2015 sekitar pukul 12.00 WIB. Apalagi warga Ujong Pacu kerap mendapat ancaman secara lisan maupun SMS dari para tersangka.

Massa yang diduga gerah dengan ancaman tersebut kemudian menyisir hutan di sekitar Desa Ujong Pacu. Apalagi usai terdengar ledakan, sejumlah pengedar sabu yang dicurigai terlibat peledakan bom rakitan tersebut menghilang dari desa. Warga berhasil menangkap M, 30 tahun, yang dicurigai sebagai pengedar sabu di daerah ini, sekitar pukul 12.00 WIB.

M yang sebelumnya telah menghentikan aktivitasnya memperjualbelikan barang haram ini sudah menandatangi surat perjanjian dengan pihak desa. Dalam surat tersebut, M berjanji tidak akan mengedarkan narkoba di areal tambak desa setempat.

Saat ditangkap, M sempat diamuk massa sebelum diserahkan pada petugas Koramil Muara Satu. Berdasarkan pengakuan beberapa warga, M saat menjadi pengedar kerap mengancam warga dan menyebutkan dirinya memiliki senjata api.

Dandim Aceh Utara, Letkol Inf Iwan Rosandriyanto, melalui Danramil Muara Satu, Kapten Inf Rony Mahendra, membenarkan kejadian penangkapan ini. Dia juga berhasil memintai keterangan M terkait kepemilikan senjata api. Namun, kata Rony, tersangka hanya memiliki senjata jenis air soft gun yang kini telah dijual kepada rekannya.

“Kami hanya mengamankan saja agar tidak diamuk massa. Namun proses hukumnya akan diserahkan kepada pihak kepolisian,” ujar Danramil.

M saat dijumpai portalsatu.com di Makoramil Muara Satu membenarkan dirinya pernah menjadi pengedar sabu-sabu di kawasan tersebut. Namun dia telah berhenti paska penandatanganan surat perjanjian dengan pihak desa. Kini tiap hari M hanya pergi ke tambak milik saudaranya.[](bna)

Leave a Reply