Home News Dishubkominfo Sosialisasi Perwal Bus Trans Koetaradja

Dishubkominfo Sosialisasi Perwal Bus Trans Koetaradja

81
0

BANDA ACEH – Kondisi dan persoalan transportasi di Kota Banda Aceh harus sesegera mungkin diatasi. Apabila tidak, kondisi ini akan menjadi permasalahan besar dan rumit dan semakin sulit dipecahkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kadishubkominfo Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot, Msi, saat memimpin kegiatan sosialisasi peraturan wali kota Banda Aceh (Perwal) tentang transportasi Bus Trans Koetaradja dengan pihak kampus dan sejumlah instansi lainnya. Kegiatan ini digelar di ruang rapat Kadishubkominfo Banda Aceh, Senin, 5 Oktober 2015.

Menurut Muzakkir, pertumbuhan transportasi di Banda Aceh masih tergolong kecil. Namun salah satu yang mengakibatkan bertambahnya transportasi saat bertambahnya mahasiswa baru.

“Oleh karena itu, hari ini kita diskusikan peraturan tersebut kepada pihak-pihak yang bersangkutan agar dapat diberikan masukan dan ide terkait perwal yang nantinya akan diberlakukan,” kata Muzakkir.

Langkah-langkah yang perlu ditempuh nantinya adalah jalan T Nyak Arif akan diberlakukan larangan parkir.

“Ini penyebab terjadi kemacetan dan akan kita pasang rambu dilarang parkir di kawasan tersebut,” kata Muzakkir.

Ia menambahkan, anak sekolah yang belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) akan dilarang untuk membawa kendaraannya ke sekolah.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalulintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) M Zubir dalam paparannya menjelaskan secara rinci terhadap perwal bus Trans Koetaradja. Zubir juga ikut menyampaikan bahwa halte yang selama ini sedang dibangun, disiapkan juga untuk penyandang disabilitas.

Dr Nazamuddin SE, MA, Pembantu Rektor IV Unsyiah yang ikut hadir dalam sosialisasi perwal ini menyatakan sikap dukungannya terhadap program tersebut.

“Kami punya mahasiswa 32 ribu orang, perihal tempat parkir yang saat ini ada di Unsyiah terlihat sedikit kacau, mudah-mudahan dengan program tersebut dapat membantu pihak kampus,” ujarnya.

Nazamuddin juga berharap, agar suatu saat nanti mahasiswa dapat tarif khusus dan hingga nantinya dapat digratiskan.

Ikut hadir dalam sosialisasi tersebut Syaridin, Kadisdikpora Banda Aceh, M Hasan dari Satlantas Polresta, DPD Organda Aceh dan Organda Banda Aceh serta perwakilan Uin Ar-Raniry.

Sosialisasi ini akan terus dilanjutkan dan diharapkan dapat berjalan tanpa hambatan. “Insya Allah untuk selanjutnya kita akan sosialisasikan ini di Uin Ar-Raniry,” kata Muzakkir.

Peserta yang turut hadir pada sosialisasi perwal transportasi Bus Trans Koetaradja ini semuanya mendukung agar program ini segera dijalankan, tentunya dengan dilakukan simulasi terlebih dahulu.[](bna)