Din Minimi Jadi Terduga Eksekutor Dua Anggota TNI di Pedalaman Aceh Utara

LHOKSEUMAWE – Faisal Rani alias Komeng mengatakan ada enam orang yang terlibat membunuh dua anggota TNI dari Kodim 0103 Aceh Utara pada 23 Maret 2015 lalu. Hal tersebut diakui oleh Komeng dalam rekonstruksi pembunuhan dua anggota TNI di Mapolres Lhokseumawe, Selasa, 6 Oktober 2015.

Komeng mengatakan dalam eksekusi tersebut ada sekitar 30-an orang bersenjata api anggota komplotan Din Minimi. Komeng juga mengatakan penembakan terhadap salah satu korban awalnya dilakukan oleh Nurdin Ismail alias Din Minimi. Kemudian diikuti oleh Azhar alias Bahar (DPO), Alue alias Anak Yatim (DPO), Jalfanir alias Teungku Plang (P-21), dan Yusrizal (tewas).

Setelah tersungkur, lalu Faisal alias Komeng kembali menembak untuk memastikan korban tewas. Sementara Alue alias Anak Yatim memeriksa kondisi korban seraya membuka borgol dan tali di tangan ke dua anggota TNI tersebut.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Triarsono, melalui Kasat Reskrim AKP Yasir, SE, mengatakan, rekonstruksi ini sengaja digelar di Mapolres Lhokseumawe karena hasil dari koordinasi antara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lhoksukon. Rekonstruksi ini juga turut melibatkan pihak JPU.

“Hal itu juga untuk menjaga keamanan dikarenakan kasusnya sangat atensi. Apalagi korban tersebut juga dari kalangan aparat, untuk keselamatan dari pada tersangka dan suasana dari rekonstruksi tidak terhambat, maka dari itu kita lakukan di halaman Mapolres Lhokseumawe,” katanya kepada sejumlah wartawan.

Dia mengatakan kasus tersebut sedang menunggu proses pemberkasan. “Kalau memang ini sudah tuntas semuanya dan telah P21, lalu akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhoksukon untuk diproses lebih lanjut,” katanya.[] (bna)

Leave a Reply