Home News Coba Kabur dari Rutan Lhoksukon, Satu Tahanan Patah Kaki

Coba Kabur dari Rutan Lhoksukon, Satu Tahanan Patah Kaki

93
0

LHOKSUKON – Abdullah, 32 tahun, tahanan kasus pencurian mencoba kabur dari Rutan Lhoksukon, Aceh Utara dengan cara melompati atap, Rabu, 6 Mei 2015 sekitar pukul 03.20 WIB. Aksinya melompat dinding rutan setinggi empat meter tersebut membuat kaki kanan Abdullah patah dan kepala memar.

Informasi yang dihimpun portalsatu.com dari warga setempat di lokasi diketahui ada orang yang bersembunyi di bawah truk saat pertandingan bola berlangsung di televisi Rabu dinihari.

“Kami tidak peduli karena mengira itu montir yang membetulkan truk. Kami baru tahu itu tahanan setelah polisi datang melepaskan tembakan peringatan dan menyergap lelaki itu,” ujar salah satu warga Kampung Baru.

Kepala Rutan Lhoksukon, Effendi, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, sekitar pukul 15.20 WIB menerima telepon dari petugas jaga bahwa ada satu tahanan yang melarikan diri. Saat itu petugas sedang melakukan pencarian di sekeliling kompleks perumahan belakang rutan, karena diduga tahanan itu belum kabur jauh.

“Abdullah merupakan tahanan titipan hakim atas kasus pencurian. Saat ini ia masih dalam tahap persidangan di Pengadilan Negeri Lhoksukon. Ia kabur dibantu Zakaria alias Leo, 29 tahun, tahanan kasus narkotika,” ujar Effendi.

Ia mengatakan kemungkinan besar mereka berencana kabur berdua. Namun Zakaria tidak berhasil dan aksinya diketahui oleh petugas jaga. Sedangkan Abdullah sempat berhasil melompati dinding rutan.

“Setelah berhasil dibekuk kembali oleh petugas, tahanan yang kabur itu langsung kita bawa ke puskesmas untuk mendapatkan pengobatan. Ia mengalami cidera kaki kanan dan memar di kepala akibat melompat dari lantai II. Saat ini ia sudah dikembalikan ke Rutan dan dimasukan dalam ruang isolasi. Sedangkan temannya yang membantu kabur sedang dimintai keterangan,” ujar Kepala Rutan Lhoksukon, Effendi.[](bna)