Cilet Coklat Masuk Lima Terbaik di Dispora Aceh

BANDA ACEH – Didie Nuriel, Owner Cilet Coklat berhasil mengukir prestasi dan masuk dalam lima besar saat pameran usaha kreatif yang diadakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, pada 27 September 2015 lalu, di Hotel Lading, Banda Aceh.

Hari ini, Didie Nuriel akan menerima penghargaan dari Dispora Aceh usai melihat pengumuman Sabtu lalu bahwa Cilet Coklat memperoleh harapan satu saat ajang memamerkan produk lokal di Hotel Lading tersebut.

“Ada usaha-usaha kreatif dari 23 kabupaten yang ditampilkan disana dengan tema hasil karya pemuda Aceh lalu dipamerkan. Awalnya capai 70-an, lalu ada beberapa tahapan seleksi dan 23 lewat karena dinilai layak dan pantas untuk dipublikasi,” kata Didie Nuril saat ditemui portalsatu.com pada café mungil miliknya di simpang BPKP Banda Aceh, Minggu, 4 Oktober 2015.

Sebenarnya, kata Didie, Dispora mengadakan beberapa program, namun ia memilih pameran ekonomi kreatif. Sebelum pameran juga ada technical meeting.

“Hal yang dinilai adalah keunikan dari sebuah produk, lalu permintaan pasarnya banyak atau tidak, bahan dasarnya produk lokal asal Aceh dan lebih ke uniknya sih apa yang menjadi trend,” ujar ayah dari dua anak ini.

“Kemarin tu juga ada penilaian desain, keunikan dan kerapian stan, karena yang disediakan hanya lahan berupa meja kosong lalu tergantung kita bagaimanan caranya mendekorasikan sebaik dan semenarik mungkin. Alhamdulillah Cilet Coklat masuk dalam lima besar. Pengumumannya baru kemarin, Jumat 02 Oktober 2015,” ujarnya.

Sementara juara pertama digawangi Taufik Hadi, asal Indrapuri, Aceh Besar yang mempublikasikan pupuk organik. Posisi kedua Corat Coret Kaligrafi, ketiga Kerupuk Minyak dan Kapsul Tripang, lalu Cilet Coklat, dan Griya Handycraft atau kerajinan tangan.

“Unik-unik sih yang ditampilkan disana dan saya awal juga ilfil banget pertama kali saat tampilnya. Kita harus tampil maksimum dan alhamdulillah dapat harapan satu dan saya senang banget, karena diusianya masih 9 bulan Cilet Coklat sudah diterima oleh masyarakat terutama masyarakat segmen saya remaja putri dan anak muda. Sekarang kita juga menjadi background tempat souvenir wisuda,” kata pencinta coklat ini.

cilet coklat 2

Baginya, ini merupakan anugerah bisa memperoleh posisi keempat sekaligus ajang promosi. Sebelumnya ia memang menaruh harapan menang karena sudah mencoba semaksimal mungkin dengan serba keterbatasan.

Cilet Coklat merupakan tempat perolehan coklat untuk digunakan pada hari-hari istimewa seperti anniversary, birthday, dan ucapan yang terkesan romantis.

“Kebanyakan produk-produk saya ini juga bekerjasama dengan anak-anak muda di Aceh. Bisnis ini bukan menjadi kaya sendiri tetapi kaya bareng-bareng sama yang lain,” ujar Didie Nuril. [] (mal)

 

Leave a Reply