Home News Azhari Cage Minta Keuchik Kelola Dana Desa Sesuai Prosedur

Azhari Cage Minta Keuchik Kelola Dana Desa Sesuai Prosedur

84
0

LHOKSEUMAWE- Azhari Cage, anggota DPR Aceh dari Partai Aceh meminta kepada seluruh keuchik di Provinsi Aceh agar bisa mengelola dana desa yang mulai dikucurkan pemerintah pada tahun ini, dengan baik dan tepat sasaran.

Hal itu Azhari Cage katakan kepada Portalsatu.com di halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe, saat pelepasan Peserta KKN PPM Unimal, Kamis, 08 Oktober 2015.

Dia juga mengatakan terkait dengan dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah di setiap gampong (desa) itu tidak sama porsinya atau bervariasi. Hal itu menurutnya  tergantung luasnya desa dan banyaknya penduduk.

“Dalam hal ini kita mengharapkan kepada seluruh keuchik di Provinsi Aceh khususnya Lhokseumawe dan Aceh Utara, agar dapat mengoptimalkan penggunaan dana  tersebut sesuai dengan prosedur,” katanya

Dia berharap   agar tahun pertama ini dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Jangan pernah menyelewengkan terlebih lagi mencoba untuk melakukan pungutan-pungutan liar, karena ini merupakan program tahun perdana  yang manfaatnya untuk desa itu sendiri,” ujar  Azhari Cage.

“Kalau untuk saat ini, apakah ada oknum keuchik yang melakukan penyelewengan menyangkut dana desa tersebut, hal itu belum terukur. Karena ini kan undang-undang baru dan sedang berjalan, maka belum terukur sampai kesana, walaupun indikasi-indikasi hal tersebut tidak menutup kemungkinan nanti ada,” katanya.

“Kita akan mengetahuinya akhir  tahun ini, ketika mereka telah membuat laporan hasil pengerjaannya, maka disitulah nanti akan terindikasi semuanya. Namun terkait dari laporan-laporan masyarakat, hingga kini  ada beberapa desa di Aceh, ternyata ada  laporan mengelola dana tersebut tidak tepat guna dan diduga diselewengkan.”

Selain itu, kata Azhari Cage, ada juga  beberapa daerah yang melakukan pungutan liar. “Jadi hal ini menjadi bahan evaluasi setelah berakhirnya penggunaan dan pertanggung jawaban tahun berjalan soal dana desa tersebut,” ujar  wakil ketua komisi I DPR Aceh. [] (mal)