Home News Asdep Kemenko Polhukam Minta Penanganan Rohingya Lebih Bersinergi

Asdep Kemenko Polhukam Minta Penanganan Rohingya Lebih Bersinergi

141
0

LHOKSEUMAWE – Asisten Deputi II/V Keamanan Nasional Kementerian Koordinator Politik Hukum dan HAM (Kemenko Polhukam), Chairul Anwar, meminta kepada seluruh elemen di Aceh Utara untuk bisa bersinergi menangani pengungsi Rohingya di Desa Blang Adoe, Rabu, 7 Oktober 2015.

Hal tersebut disampaikan Chairul saat berkunjung ke shelter Blang Adoe bersama Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian Dirjen Imigrasi Yurod Saleh, perwakilan Kemenlu RI, Chief of Mission IOM Mark Getchell, dan Senior Protection Officer UNHCR Jeffrey Savage. Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Sekda Aceh Utara Isa Ansari dan Kapolrres Lhokseumawe, AKBP Anang Triarsono.

Sebelum mengunjungi shelter Blang Adoe, Chairul Anwar beserta rombongan terlebih dahulu melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Aceh Utara, IOM, UNHCR dan NGO lainnya di Pendopo Bupati Aceh Utara. Berdasarkan hasil rapat tersebut, Chairul mengatakan Kemenko Polhukam beserta seluruh elemen yang ada di Aceh Utara akan terus melakukan yang terbaik untuk pengungsi Rohingya.

“Kita telah evaluasi, ke depan seluruh elemen baik Pemerintah Aceh Utara dan NGO yang ada terus berbenah semaksimal mungkin,” katanya.

Dia mengatakan para migran Rohingya akan diberdayakan nantinya sesuai dengan kearifan lokal yang ada.

“Ini semua bertujuann agar ratusan pengungsi tersebut tetap betah di shelter hingga pemerintah Indonesia mendapatkan solusi terkait resetlement negara ketiga bagi mereka,” kata Chairul.

Chairul juga mengatakan untuk kondisi shelter yang selama ini digunakan menampung migran sudah sangat layak jika dibandingkan dengan tempat lainnya. “Namun tidak menutup kemungkinan akan kita sempurnakan lagi ke depannya,” katanya.[](bna)