Home News Angka Kemiskinan Bertambah, RKIH Kembali Desak ‘Zikir’ Mundur

Angka Kemiskinan Bertambah, RKIH Kembali Desak ‘Zikir’ Mundur

50
0

BANDA ACEH – Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) mendesak Gubernur Zaini Abdullah mundur dari jabatannya.

Hal ini terkait laporan BPS Aceh yang menyebutkan adanya penambahan jumlah warga miskin hampir 15 ribu orang pada September tahun ini dibanding bulan yang sama, tahun lalu. Menurut BPS penambahan jumlah ini terkait rendahnya serapan anggaran pemerintah.

“Kita khawatir jika pemerintah Zikir terus memaksa kehendak untuk melanjutkan sisa kepemimpinan nya yang tersisa 2 tahun Lagi, maka kemiskinan di Aceh akan terus merajalela,” kata Ketua RKIH Provinsi Aceh, Iswandi M. Pd, kepada portalsatu.com, Kamis 17 September 2015.

“Kalau kemiskinan terus meningkat angka kriminal juga akan meningkat,” ujar mantan Pembantu Dekan III FKIP USM ini lagi.

Katanya, ia berharap Gubernur Zaini memberikan contoh teladan kepada semua rakyat Aceh dengan meletakkan jabatannya sebagai gubernur karena gagal mensejahtrakan rakyat Aceh.

“Beliau yang lama bermukim di luar negeri harus berani membudayakan seperti budaya di luar negeri. Dimana jika pemimpin nya gagal berjiwa besar mengundurkan diri secara terhormat,” kata Iswadi.

Iswadi menegaskan permintaan itu tidak ada unsur politis, akan tetapi murni karena Pemerintah Zikir Gagal.

“Terlepas dengan kepentingan apapun dan siapapun Pemerintah Zikir sudah terbukti gagal mensejahtrakan rakyat Aceh. Dimana angka kemiskinan terus meningkat. Sedangkan dana Otsus banjir mengalir ke Aceh, rakyat Aceh ibarat tikus yang mati di lumbung padi akibat kelaparan,” katanya.

“Kepemimpinan pemerintah Zikir makin menyengsarakan rakyat Aceh, kalau dulu waktu pemerintah Irwandi – Nazar ada JKA dan rakyat bisa berobat gratis dengan prosedur yang sangat mudah tinggal membawa KTP Aceh atau KK, akan tetapi ketika Zikir berkuasa malah semuanya menjadi rumit sehingga terkesan rakyat miskin dilarang sakit,” ujarnya lagi. [] (mal)