Nepotisme Gubernur Zaini, Fokusgampi: Ini Hambat Pembangunan Aceh

KETUA Forum Komunikasi Generasi Muda Pidie (Fokusgampi) Banda Aceh, Iksan,  mengatakan praktek nepotisme yang dilakukan oleh Gubernur Zaini Abdullah sangat mencoreng nama baik Aceh.

“Nepotisme yang selama ini terjadi sudah menghambat jalannya pembangunan di Aceh,”ujar Iksan, kepada Atjehpost.co, Selasa 2 Desember 2014.

Ikhsan berharap ada sisi perubahan dalam membangun Aceh sesuai dengan amanah MoU Helsinki. “Jika nepotisme bisa membangun Aceh tidak masalah,” ujar Iksan.

Bahkan kata Ikhsan, sikap nepotisme yang terjadi di Aceh sama sekali tidak mencerminkan kepemimpinan yang sehat.

“Nepotisme yang dilakukan gubernur sekarang bukan memanjukan Aceh, tetapi justru mundur,” kata Ikhsan.

Kedepan, kata Ikhsan, pemerintah Aceh harus lebih membuka informasi terkait uji kompentensi calon pejabat, baik di perusahaan daerah maupun di SKPA.

Ketua Fokusgampi ini juga meminta gubernur dan wakil Gubernur Aceh agar lebih solid dalam membangun Aceh bersama–sama sesuai dengan keinginan masyarakat.

Sebelumnya diberitakan Gubernur Zaini  melakukan nepotisme dengan mengangkat family di perusahaan daerah, seperti PDPA, tim ESDM dan BPKS.

Sebagai contoh, Muhammad Abdullah yang juga adik Gubernur Zaini ditunjuk sebagai tim ESDM. Tim ini juga ditugaskan mencari investor serta memiliki kewenangan besar untuk ikut campur tangan soal PDPA.

Kemudian Imran A. Hamid, adik ipar Gubernur Zaini juga ditempatkan sebagai Direktur PDPA. Terakhir, Chandra Hasan yang juga sepupu Gubernur Zaini sebagai Direktur Umum di BPKS Aceh.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply