Napi Kasus Sabu-sabu Kabur Dari LP Meulaboh

Napi Kasus Sabu-sabu Kabur Dari LP Meulaboh

Meulaboh – Seorang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Meulaboh,  melarikan diri dari penjagaan petugas saat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhin Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Kamis dini hari.

Kepala LP Kelas II-B Meulaboh Sulistiyono di Meulaboh, Kamis mengatakan sebelum kabur napi atas nama Yunardi (27) alias “aqiong” itu mendadak pingsan di dalam tahanan sehingga langsung dilarikan kerumah sakit oleh petugas LP setempat.

“Dari riwayat hidup Aqiong ini pernah dioperasi usus buntu, jadi petugas saat mengetahui yang bersangkutan pingsan langsung membawanya ke rumah sakit, takut terjadi hal-hal yang tidak diingginkan,” katanya.

Yunardi adalah seorang warga binaan yang baru sekitar 1,5 tahun menjalani masa tahanan karena kasus sabu-sabu, pria ini berdarah Tionghoa masih harus menjalani masa tahanan sekitar 3,5 tahun karena perbuatannya.

Selain petugas Sipir dan tamping dipercaya, keluarga napi tersebut juga ikut mendampingi dan menjaganya saat dirawatan pihak medis di rumah sakit, namun pada Rabu (26/8) tepatnya pukul 23.30 WIB, napi ini berhasil kabur.

Petugas yang berada di rumah sakit yang mengetahui kaburnya napi tersebut langsung berpencar melakukan pencarian dengan menyisir seputar lokasi rumah sakit CND Meulaboh, akan tetapi hingga Kamis pagi yang diburu tidak kunjung ditemukan.

“Karena ini bersifat emergensi, petugas hanya meminta izin kepada saya.  Baru siang ini saya diberitahukan bahwa napi kabur karena sejak tadi malam mereka terus mencari Yunardi,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan, sejauh ini belum ada indikasi upaya sabotase seperti terencana dari kaburnya napi tersebut, karena saat dirawat pihak medis membenarkan bahwa penyebab pingsannya napi itu karena kambuh penyakit diderita.

Meski demikian dari internal Lapas sendiri kata Sulistiyono akan terus berupaya melakukan pencarian dengan mengerahkan anggotanya untuk melakukan pencarian dengan melakukan koordinasi dengan aparat Kepolisian Resort Aceh Barat.

Pihaknya menduga bahwa keberadaan dari napi berasal dari wilayah hukum Polres Aceh Barat, Polda Aceh ini masih berada diseputar Kabupaten Aceh Barat dan segera akan menemukan kembali tahanan yang kabur itu.

“Siang ini kami sudah buat laporan kepada pihak kepolisian untuk membantu anggota melakukan pencarian napi kabur dan selain itu juga kepada atasan di Kemenkum HAM sudah kita laporkan,” katanya menambahkan. | sumber: antara

Leave a Reply