Muspida Bireuen Tetapkan Zona Larangan Atribut Kampanye

BIREUEN – Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Bireuen menetapkan zona larangan pemasangan berbagai atribut dan alat peraga kampanye pasangan calon baik pasangan calon gubernur dan wakil gubernur maupun pasangan calon bupati dan Wakil Bupati Bireuen.
 
Penetapan zona larangan itu salah satu hasil Rapat Kordinasi Muspida Bireuen yang digelar Rabu 14 Maret 2012 di ruang operasional room Setdakab Bireuen. Rapat tersebut dipimpin Asisten I Setdakab Bireuen Murdani, dihadiri unsur TNI dan Polri, komisioner KIP Bireuen, Panwaslu Bireuen, serta tim sukses cagub dan cabup.
 
“Jadi kita sepakati zona larangan ini dan berharap kepada tim sukses masing-masing kandidat baik gubernur maupun bupati dengan kesadaran sendiri untuk menurunkannya,” ujar Murdani didampingi Ridwan, komisioner KIP Bireuen, Agusni Ismail dari Panwaslu Bireuen dan Kabag Ops Polres Bireuen Kompol Nur Azhari.
 
Zona larangan yang ditetapkan itu untuk kawasan barat kota batasnya di Simpang Adam Batre Desa Meunasah Blang. Untuk jalur utara batas di Simpang MIN Pulo Kiton dan untuk jurusan timur di Simpang Cureh Desa Geulanggang Gampong. Sedangkan jurusan selatan atau Jalan Gayo batas pemasangan di Simpang Meunasah Teungku Di Gadong.
 
Pada rapat itu pula semua pihak termasuk tim sukses cagub/cawagub dan cabup/cawabup sepakat memberikan limit waktu hingga Jumat 16 Maret 2012 pukul 08.00 WIB, segala atribut dan alat peraga kampanye dibersihkan bukan hanya di zona larangan tetapi juga di seluruh Kabupaten Bireuen.
 
“Untuk atribut kampanye pasangan calon bupati dan Wakil Bupati Bireuen dibolehkan dipasang karena belum ada penetapan calon, tetapi tetap juga dilarang di zona larangan,” ujar Murdani. Katanya, bila atribut cagub/cawagub masih ada hingga Jumat pagi, maka akan dilakukan pembersihan oleh tim terpadu. []

  • Uncategorized

Leave a Reply