Muntasir Hamid Ancam Polisikan Aburizal Bakrie

JAKARTA – Ketua Forum Komunikasi DPD II Golkar Muntasir Hamid geram disebut habis minum yang artinya mabuk oleh Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Muntasir pun berencana akan melaporkan Ical ke polisi.

"Iya (melaporkan). Tapi kita serahkan ke kuasa hukum dan ICC (Ical Crisis Centre). Kalaupun dilakukan pelaporan itu adalah yang terbaik. Yang jelas kita intinya menyelamatkan partai," ujar Muntasir kepada detikcom, Rabu (2/5/2012). Muntasir masih berkordinasi dengan kuasa hukumnya mengenai kapan pelaporan tersebut akan dilakukan.

Muntasir tidak terima dengan perkataan Ical yang menyebut dirinya mabuk. Perkataan tersebut menurut Muntasir tidak seharusnya dilontarkan oleh seorang ketua umum partai berlambang beringin tersebut.

"Saya melihat begini seorang calon presiden bahasanya harus soft, kalau dia ngomong itu namanya pencemaran nama baik. Mungkin saya dianggap apa, saya ingin menjadi warga negara seperti yang lain dalam rangka untuk penyadaran bahwa hidup ini di Indonesia sesuai perundangan yang berlaku," paparnya. 

Muntasir mengklaim teman-teman di DPD I Aceh juga merasa tersinggung dan terhina atas pernyataan Ical tersebut. Muntasir sendiri sebenarnya hanya menginginkan agar Ical meminta maaf kepada dirinya atas penyebutan tersebut.

"Kalau beliau minta maaf, kita akan pertimbangkan lain. Tidak akan kta laporkan," jelasnya.

Muntasir juga mengaku siap dengan resiko apapun dengan apa yang selama ini disuarakannya. Termasuk jika DPP Golkar memecat dirinya.

"Siap (dipecat). Kita akan menegakkan, melawan bukan orangnya tapi sistemnya," tegasnya.

Sebelumnya Ical membantah ada isu pembangkangan dari DPD tingkat II. Menurutnya tidak ada anggota DPD II yang membangkang.

"Nggak ada DPD II yang membangkang, cuma 1 orang. Barangkali baru selesai minum," tuturnya sebelum rapat di DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Nelly Murni, Jakarta Barat, Jumat (27/4/2012). | sumber: detik.com

  • Uncategorized

Leave a Reply