Munculnya Kabupaten Baru di Tanah Gayo

PADA 7 Januari 2004, Kabupaten Aceh Tengah dimekarkan menjadi Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah dengan Undang -undang No. 41 Tahun 2003. Kabupaten Aceh Tengah tetap beribukota di Takengon, sementara Kabupaten Bener Meriah beribukota Simpang Tiga Redelong.

Secara geografis, Kabupaten ini terletak pada posisi 40,10’’ – 40,58’’ Lintang Utara dan 960,18’’–960,22’’ Bujur Timur dengan batas wilayah sebagai berikut :

1. Sebelah Utara dengan Kabupaten Bener Meriah

2. Sebelah Selatan dengan Kabupaten Gayo Lues

3. Sebelah Timur dengan Kabupaten Aceh Timur

4. Sebelah Barat dengan Kabupaten Nagan Raya dan Pidie

Kabupaten Aceh Tengah mempunyai luas wiayah 4.318,39 km2, yang terdiri dari 14 Kecamatan, 2 Kelurahan, 266 Desa dengan Takengon sebagai ibukotanya.

Adapun mata pencaharian masyarakat Aceh Tengah adalah dalam bidang pertanian, kopi
menjadi komoditi terbesar, dari 51.854,7 hektar lahan pertanian di sana 47.854,7 hektar di gunakan untuk lahan kopi sedangkan petani yang terdata 32.694 orang. Produksi petani di Aceh Tengah menghasilkan 10.090 hektar/tahun (tahun 2006).

Sementara Kabupaten Bener Meriah terdiri dari Kecamatan Bandar, Bukit, Permata, Pintu Rime Gayo, Syiah Utama, Timang Gajah, Wih Pesam, Mesidah, Gajah Putih, dan Bener Kelipah.

Penduduknya terdiri dari 25 persen suku Gayo, 40 persen suku Aceh, 30 persen suku Jawa. Di Bener Meriah juga terdapat suku Bali dan sedikit suku Minang hanya ada di ibu kota kabupaten serta etnis China Arab yang tersebar di seluruh kecamatan.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply