MUNA Aceh Utara Minta Bupati Bertindak

LHOKSEUMAWE – Pengurus Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) Aceh Utara secara khusus menemui Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib atau Cek Mad, Minggu 5 Agustus 2012 malam. Ulama meminta pemerintah daerah segera bertindak melarang para pedagang menjual mercon yang terbungkus ayat-ayat Al Quran.

“Pertemuan berlangsung di Meuligo Bupati Aceh Utara di Lhokseumawe. Pada kesempatan itu, selain menyampaikan harapan secara lisan, Ketua MUNA Aceh Utara Teungku Ibrahim Ali juga menyerahkan surat resmi dari MUNA kepada Bupati,” kata Sekretaris MUNA Aceh Utara Teungku Fauzan Hamzah SHI kepada The Atjeh Post, Senin 6 Agustus 2012.

MUNA menilai, ditemukannya mercon di kawasan Aceh Utara yang lapisan pembalutnya bertuliskan ayat-ayat suci Al Quran, menandakan secara tidak langsung umat Islam telah membakar ayat-ayat suci Al Quran.

“Maka kami dari pengurus MUNA Aceh Utara mengharapkan kepada Bupati untuk memberhentikan atau melarang secara tegas pihak-pihak penjual mercon supaya tidak diperjualkan lagi kepada masyarakat, dikarenakan dapat terinjak-injak harkat, martabat agama Islam yang sudah kokoh di bumi Aceh ini.”

Menurut Teungku Fauzan, tembusan surat MUNA itu juga disampaikan ke DPRK dan Dinas Syariat Islam Aceh Utara.

“Pak Bupati Cek Mad menyambut baik harapan dari MUNA. Tadi malam beliau langsung meminta stafnya agar memanggil Kadis Syariat Islam dan instansi terkait lainnya untuk mengadakan rapat pada Senin hari ini guna membahas kasus temuan mercon terbungkus ayat-ayat alquran,” kata Teungku Fauzan.

Diberitakan sebelumnya, ribuan petasan atau mercon yang dibungkus dengan kertas bertuliskan ayat suci alquran ditemukan di tiga kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara. Tiga kecamatan tersebut adalah, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kecamatan Nibong, dan Kecamatan Tanah Luas.

Ratusan petasan yang ditemukan di Kecamatan Nibong tersebut, kemudian disita oleh pihak Muspika dan remaja mesjid setempat pada 2 Agustus 2012. Kata Ketua Remaja Mesjid Besar Nurul Iman Kecamatan Nibong, Mahyan Ridha, temuan petasan berbungkus kertas bertuliskan ayat suci Alquran itu diketahui, setelah pihaknya tanpa sengaja memergoki beberapa anak-anak yang sedang bermain petasan di daerah itu.

"Melihat dan mengetahui pecahan kertas mercon ada tulisan alquran, kami pun segera mengambil tindakan," kata Ridha.[]

 

  • Uncategorized

Leave a Reply