Home Multimedia WhatsApp dan Snapchat Terancam Dilarang di Inggris

WhatsApp dan Snapchat Terancam Dilarang di Inggris

84
0

Warga Inggris terancam tidak bisa ngerumpi lewat layanan-layanan instant messenger populer. Pasalnya, Perdana Menteri David Cameron terus mendorong rencana legislasi baru yang melarang penduduk negeri itu mengirim pesan apapun yang.

Jika undang-undang tersebut disahkan maka aplikasi-aplikasi populer seperti WhatsApp, iMessage, dan Snapchat yang notabene menggunakan enkripsi pun tak bisa beroperasi lagi di Inggris.

Awal tahun ini, Cameron memang mengatakan bahwa ia akan mencari cara untuk melarang komunikasi terenkripsi apabila ia terpilih kembali sebagai perdana menteri Inggris.

“Di negeri kita, apakah kita harus membolehkan komunikasi antar-individu yang tidak bisa kita baca?” tanyanya ketika itu, sebagaimana dirangkum Kompas Tekno dari TechSpot, Sabtu (11/7/2015).

Pada Mei lalu, Cameron benar-benar terpilih kembali setelah tiga saingannya dalam pemilu parlemen Inggris mengundurkan diri.

Banyak pihak memandang rencana undang-undang bernama lengkap Investigatory Powers Bill itu sebagai pelanggaran privasi.

Di dalamnya, tercantum ketentuan bahwa para perusahaaan penyedia layanan internet seperti Google, Apple, Facebook, dan WhatsApp harus merekam aktivitas para penggunanya di Inggris, untuk diserahkan kepada pihak kepolisian kapanpun diminta.

Jika prosesnya berjalan lancar, Investigatory Powers Bill  bisa disahkan dalam waktu beberapa minggu ke depan.

Pemerintah Inggris diduga makin ngotot dengan rencana undang-undang tersebut menyusul terjadinya beberapa peristiwa teror belakangan ini, termasuk penembakan 30 warga Inggris di Tunisia beberapa waktu lalu.

Belum jelas sejauh mana implementasinya nanti, namun ada kekhawatiran pihak pemerintah Inggris bakal memanfaatkannya untuk memata-matai warga, entah pelaku kriminal atau orang baik-baik sekalipun. | sumber : kompas