Muhammad Nazar: Jangan Ada yang Marah pada Putusan Sela MK

BANDA ACEH – Calon Gubernur Aceh Muhammad Nazar menyatakan putusan sela Mahkamah Konstitusi sebagai langkah positif. "Kan sudah saya berikan sinyal bahwa memang lebih baik dibuka ulang walaupun tidak terlalu lama supaya bisa mengakomodir yang mau daftar, termasuk PA," kata Nazar yang juga adalah Wakil Gubernur Aceh di Banda Aceh.

"Selain itu filmnya juga akan lebih bagus dan kita harapkan berkualitas film demokrasi Aceh dalam pilkada kali ini, harus jauh lebih bagus dari pemilu 2009 dan 2006."

MK tadi pagi menerbitkan putusan sela untuk perkara gugatan Menteri Dalam Negeri terhadap KPU. Mendagri memohon agar Pilkada ditunda dan pendaftaran dibuka lagi.

Untuk permohonan itu, majelis menerbitkan selanya membuka masa pendaftaran kepada partai politik lokal dan partai politik nasional serta termasuk calon perseorangan. Sementara pemungutan suara tetap sesuai jadwal yaitu 16 Februari 2012.

Menurut Nazar, dari sisi hukum proses Pilkada Aceh juga telah menciptakan peradaban hukum tersendiri dengan berbagai kasus baru yang belum ada sebelumnya di Indonesia.

"Dari sisi politik seperti biasa di Aceh masih terbawa karakteristik konflik sedikit dan kadang kadang menegangkan. Jadi semua itu adalah menjadi pengetahuan. Saya dan cawagub saya Pak Nova (Nova Iriansyah) kan punya prinsip sama dalam hal perpanjangan jadwal pendaftaran oleh KIP itu," katanya.

Nazar mengatakan, dulu mengajak kawan-kawan partai segera daftarkan kandidatnya di KIP atau dukung yang sudah mendaftar. "Saya dulu mengira kawan-kawan benar-benar tidak mau mendaftar lagi, tetapi terakhir minta waktu untuk mendaftar lagi. Ya boleh juga, yang penting Aceh aman, celah hukum ada, demokrasi harus berkualitas dan pembangunan tetap jalan," katanya.

Selain itu, menurut Nazar, masyarakat Aceh harus kompak pada misi menyelamatkan, mencerdaskan dan menyejahterakan Aceh meski berbeda strateginya. "Kami juga pahamlah siapa siapa yang main-main api dan memancing suasana, tetapi saya mengharapkan setelah perpanjangan pendaftaran ini tak ada lagi yang main-main di jurang konflik dan main-main api," katanya.

"Semua harus bawa air yang menyiram negeri Aceh yang sering kering kerontang dan banyak rerumputan kering pula yg mudah terbakar api selama ini, supaya segera menjadi tanah subur dan berbuah untuk masa depan."

Nazar mengatakan selalu berkoordinasi dengan kementerian terkait dan pemerintah pusat dalam hal bagaimana sebaiknya menyikapi setiap perkembangan Aceh. "Rakyat cerdas dan sejahtera. Kebetulan saya diusung oleh partai presiden SBY (Partai Demokrat), tentu banyak masukan yang bisa saya sampaikan," katanya.

"Apalagi di dalamnya juga ada partai Menteri Agama PPP plus partai lokal SIRA, jadi berpadu dan selalu berupaya membangun yang terbaik dari psoses awal Pilkada ini. Kita maju memang untuk menang secara demokratis, tetapi rakyat dan damai Aceh tak boleh kalah."

Artinya, kata Nazar, "kita menang, demokrasi, rakyat dan damai Aceh juga harus menang." Prinsipnya, Nazar menambahkan, Pilkada perlu dimanfaatkan untuk membangun peradaban politik yang berkualitas, sehat dan rasional serta membangun apa yang dibutuhkan oleh rakyat.

Maka putusan sela MK ini, kata Nazar, harus dijabarkan secara praktis dan teknis di lapangan. "Ini untuk peradaban politik juga. Jangan ada yang marah, kesal dan bikin masalah baru gara-gara putusan sela MK terakhir ini." []

  • Uncategorized

Leave a Reply