Mualem Minta Bawaslu Pusat Hormati UUPA

BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf, meminta Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) pusat untuk menghormati Undang Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) sebagai keistimewaan Aceh.

Hal ini diungkapkan Mualem dalam pertemuan tertutupnya dengan delegasi Bawaslu yang dipimpin Nelson Simanjuntak. Pertemuan berlangsung dari pukul 11.00 WIB hingga 12.20 WIB, di ruang kerja Mualem, Selasa 9 Oktober 2012. "Kita minta Bawaslu menghormati keistimewaan Aceh," ujar Mualem.

Menyangkut hal ini, Nelson Simanjuntak dalam pertemuan tersebut mengatakan, mereka sebenarnya tidak mempersoalkan pembentukan Bawaslu Aceh berdasarkan UUPA atau UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang penyelenggaraan Pemilu.

Nelson cuma berharap agar Bawaslu atau Panwaslu Aceh segera terbentuk dan dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan undang-undang.

Sebelumnya, terdapat perbedaan pendapat antara Bawaslu Pusat dengan DPR Aceh terkait proses rekrutmen anggota Bawaslu Aceh. Bawaslu Pusat bependapat, pembentukan Bawaslu Provinsi Aceh didasarkan pada UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang penyelenggaraan pemilu.

Selain itu, pembentukan Bawaslu Provinsi Aceh tidak sama dengan lembaga pengawas pemilu di Aceh sebagaimana yang diatur dalam pasal 60 hingga 63 Undang-undang Pemerintahan Aceh (UUPA). Sedangkan DPR Aceh berharap pembentukan Bawaslu sesuai dengan UUPA.[] (rz)

Berita Sebelumnya:

Bawaslu RI dan DPRA Bahas Soal Pembentukan Bawaslu Aceh

  • Uncategorized

Leave a Reply