Monorail versi Dahlan-Jokowi Disarankan Hanya di Pusat Bisnis

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan cukup antusias menghadirkan megaproyek transportasi massal monorail di Jakarta. Dahlan sudah bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk menawarkan proyek yang rencananya akan digarap oleh perusahaan BUMN.

Sebut saja proyek large monorail dan Jakarta Link Transportation Monorail Project yang diyakini Dahlan mampu menjadi solusi kemacetan Jakarta. Bak gayung bersambut, Jokowi mengapresiasi usulan Dahlan.

Bahkan Jokowi meminta perusahaan BUMN bisa segera mengimplementasikan dan berkoordinasi langsung dengannya. Kebutuhan akan monorail kerap dikaitkan dengan kemacetan yang selalu menjadi pemandangan ibu kota. Tapi seberapa efektif monorail bisa mengurai kemacetan Jakarta?

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio meyakini, monorail bukan satu-satunya cara menekan kemacetan Jakarta. Sebab, monorail memiliki keterbatasan. Transportasi massal itu hanya bisa bergerak dan mengantar penumpang dalam jarak pendek.

Di beberapa negara, kehadiran monorail sangat efektif di daerah atau kawasan bisnis. "Anda lihat di Australia misalnya, monorail cuma daerah bisnis di antara gedung-gedung," jelas Agus kepada merdeka.com di Jakarta, Kamis (18/10).

Sedangkan kemacetan Jakarta justru banyak terjadi di sudut-sudut atau luar kota Jakarta. Di mana masyarakat banyak yang bergerak dari Depok, Bekasi, Tangerang, bahkan Bogor. "Kalau monorail ini dijalankan jarak jauh terlalu mahal, dia kan cuma gerbong, tidak efektif untuk perjalanan jauh," jelasnya.

Namun, dia tidak menampik bahwa Jakarta butuh monorail. Sebagai pusat ekonomi dan bisnis, monorail bisa sangat efektif menjadi alat angkut pekerja di kawasan bisnis. Dia menyarankan agar monorail hasil kesepakatan Dahlan dan Jokowi dibangun di kawasan bisnis saja dan tidak dipaksakan untuk jarak jauh.

"Boleh diteruskan, tapi ya cuma di pusat bisnis saja, dan tidak bisa jarak jauh misalnya misalnya grogol ke priok, tidak efisien," tutupnya. | sumber: merdeka.com

  • Uncategorized

Leave a Reply