Miniatur rumah di Aceh Barat Daya ini terbuat dari 3 kilogram stik es krim

PRIA yang akrab disapa Adi, bernama lengkap Musliadi ini berkerja sebagai tukang listrik di Kecamatan Blangpidie dan juga sebagai tukang perabot. Tapi itu dulu, sekitar empat tahun lalu, sebelum ia cedera akibat kecelakaan lalu lintas sepeda motor.

Tangan kanannya terlihat bengkok, sedangkan kaki kirinya lebih pendek dari kaki kanan. Sekarang ia menjaga kios yang langsung terhubung dengan rumah yang ditempati bersama istrinya Syarifah. Keluarga tersebut menetap di Gampong Kepala Bandar Kecamatan Susoh.

Saat ATJEHPOSTcom menjumpainya kemarin, Sabtu 13 Juli 2013, Adi terlihat sedang sibuk membuat rumah. Namun rumah yang dibuatnya hanya miniatur rumah yang terlihat mungil dan unik karena terbuat dari stik es krim.

Bakat tersebut memang ada dalam dirinya, apalagi ia pernah bekerja sebagai tukang perabot dan buruh bangunan. Saat ini ia sedang membuat miniatur rumah berlantai tiga. Lama pengerjaannya sekitar tiga minggu karena ia hanya menyambi sambil menjaga kiosnya.

Sebelum cedera seperti sekarang ia juga bekerja memasang instalasi listrik namun sekarang paling ia hanya menyervis blender atau kipas angin jika ada yang memintanya.

Satu miniatur rumah yang dibuatnya menghabiskan stik sekitar tiga kilogram. Stik tersebut dibelumnya seharga Rp 22 ribu per kilogramnya. Selain stik ia juga membutuhkan bahan lain seperti triplek, lem dan plastik. Ia juga menggunakan koran dan kardus untuk membuat kotak speaker dan kotak P3K. Untuk rumah, ada juga yang dibuat dengan material kardus.

Adi juga mempercantik rumah buatannya dengan ornamen bunga dari botol air mineral bekas, kemudian diberi warna dan beberapa aksesoris lainnya.

“Kotak lampu tidur dari stik es krim ini sudah ada yang minta seratus ribu tetapi saya tidak kasih, saya tawarkan harganya Rp 120,” katanya.

Kemudian Adi juga mengatakan “Ini tidak kita fokus membuatnya, kalau ada yang pesan baru kita buat. Kalau pun kita kembangkan, inikan kendalanya dimodal dan pemasaran nanti,” katanya.[] ihn

  • Uncategorized

Leave a Reply