Menteri Azwar Abubakar bertemu mahasiswa Aceh di Turki

AKHIR musim semi yang masih menyisakan mekaran mawar di berbagai penjuru Kota Istanbul, adalah keindahan yang mampu menghadirkan warna warni di saat banyak mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di Turki, dan juga beberapa tokoh penting Indonesia berkumpul di Istanbul untuk sebuah pergelaran besar dua benua.

Sabtu 18 Mei 2013 lalu diadakan Simposium Persatuan Pelajar Indonesia Amerika-Eropa. Acara simposium yang mendatangkan para pejabat tinggi negara seperti Azwar Abubakar (Menteri PAN dan RB), Prof. Ricardus Eko Indrajit (Staf Khusus MENPORA RI), Edfian Noerdien, (Dirut PT Yudhistira), dan Dirut Dompet Dhuafa, juga turut dihadiri beberapa delegasi dari PPI Amerika dan Eropa itu terlaksana dengan sangat meriah. Yang lebih menariknya, acara tersebut juga sempat dihubungkan dengan Pro. Dr. Ing. B. J. Habibie via teleconference yang ketika itu berada di Jerman.

Istanbul memang kota tujuan wisata yang diincar banyak orang di dunia. Banyak pergelaran-pergelaran bergengsi yang dilaksanakan di sana. Berbagai kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh para mahasiswa Indonesia yang berdomisili di Istanbul. Tak kalah dengan para mahasiswa asal Aceh, momentum besar ini ternyata dimanfaatkan baik oleh Ikatan Mahasiswa Aceh-Turki (IKAMAT). Tepat tanggal 19 Mei 2013 setelah simposium usai, IKAMAT sempat temu ramah dengan bapak Ir.H.Azwar Abu Bakar. Tokoh negeri yang sempat menjadi wakil Gubernur Aceh. Beliau menyisakan sebagian waktunya agar sempat bertemu khusus dengan mahasiswa Aceh yang berada di Istanbul, Turki.

Pertemuan yang dilangsungkan di KJRI Istanbul dan diikuti oleh 25 mahasiswa Aceh tersebut berlangsung dalam suasana santai dan informal sehingga terjalinnya keakraban dan penuh kekeluargaan. Setelah dibuka dengan memperkenalkan diri masing-masing dari pihak KJRI dan mahasiswa Aceh, serta dilanjutkan dengan perkenalan khusus dari Bapak Ir. H. Azwar Abu Bakar. Diskusi menjadi semakin hangat ketika bapak Menpan tersebut menjelaskan tentang perkembangan Indonesia dan Aceh.

Diskusi yang berlasung sekitar dua jam tersebut, ditutup dengan jamuan makan sederhana oleh para mahasiswa Aceh. Di sela-sela diskusi, Bapak Ir.H.Azwar Abu Bakar sempat menitipkan sebuah pesan besar kepada mahasiswa Aceh untuk dapat berpikir lebih positif dan maju agar dapat membangun kepribadian yang baik dan membangun Negara Indonesia, Aceh khususnya untuk menjadi lebih baik ke depan.

Menurut info yang didapatkan, Menpan RI tersebut akan melanjutkan perjalanannya ke Ibu Kota Turki, Ankara untuk beberapa keperluan lainnya sebelum kembali bertolak ke Jakarta. Sebelum berpisah, para mahasiswa Aceh menyempatkan diri mengabadikan beberapa foto bersama orang penting negara tersebut.[]

Said Mukaffy adalah mahasisa Aceh di Turki

  • Uncategorized

Leave a Reply